Kompas.com - 15/09/2021, 19:17 WIB

Telinga dapat membersihkan kotoran telinga secara sendirinya. Jika merasa mengalami penumpukan kotoran telinga yang menghalangi pendengaran, temui penyedia layanan kesehatan untuk membantu menghilangkannya. Jangan coba untuk menghilangkannya sendiri.

Baca juga: Jangan Sembarangan, Begini Cara Aman Membersihkan Telinga

2. Merawat telinga dengan menghindari suara keras

National Health Service (NHS) menganjurkan untuk sebisa mungkin menghindari suara keras sebagai cara merawat telinga. Ini adalah cara untuk mencegah gangguan pendengaran yang disebabkan oleh kebisingan.

Umumnya, suara yang cukup keras dapat merusak pendengaran kita jika:

  • Kita sampai harus meninggikan suara untuk berbicara dengan orang lain.
  • Kita tidak bisa mendengar yang dikatakan orang terdekat.
  • Telinga berdenging atau teredam sesudah mendengar suara keras tersebut.

Tingkat kebisingan suara diukur dalam desibel (dB). Semakin tinggi angkanya, semakin keras kebisingannya.

Suara apa pun di atas 85dB bisa berbahaya, terutama jika kita terpapar dalam waktu lama.

Sebagai gambaran, berbisik memiliki tingkat kebisingan 30dB, percakapan 60 dB, dan kebisingan lalu lintas 70-85 dB.

Mendengarkan musik menggunakan headphone dengan volume maksimal bisa berkisar 100-110 dB, sementara suara pesawat lepas landas 120 dB.

Untuk mengetahui tingkat kebisingan secara presisi, kita bisa mengunggah aplikasi di ponsel yang dapat mengukur tingkat kebisingan. Pastikan aplikasi dikalibrasi dengan benar sehingga pembacaannya lebih akurat.

Baca juga: Suara Keras Tak Cuma Rusak Pendengaran

3. Berhati-hati saat mendengarkan musik

Cara merawat telinga juga dilakukan dengan berhati-hati saat mendengarkan musik melalui headphone atau earphone.PEXELS/ANDREA PIACQUADIO Cara merawat telinga juga dilakukan dengan berhati-hati saat mendengarkan musik melalui headphone atau earphone.
Cara merawat telinga juga dilakukan dengan berhati-hati saat mendengarkan musik melalui headphone atau earphone. Ini adalah salah satu bahaya terbesar untuk pendengaran kita.

Untuk membantu mencegah kerusakan pendengaran, perhatikan hal-hal berikut:

  • Gunakan headphone atau earphone dengan peredam dan jangan menaikkan volume untuk meredam kebisingan di luar.
  • Atur tingkat volume secukupnya hingga kita bisa mendengarkan musik dengan nyaman dan jangan terlalu keras.
  • Jangan mendengarkan lagi lebih dari 60 persen volume maksimal. Beberapa gawai dapat diatur untuk membatasi volume secara otomatis.
  • Jangan gunakan headphone atau earphone dengan durasi lebih dari satu jam. Jika terpaksa lebih, ambil jeda setidaknya lima menit setiap jamnya.
  • Mengurangi volume bahkan jika hanya sedikit sudah memberikan perubahan besar terhadap risiko kerusakan pendengaran.

Baca juga: Tips Aman Mengemudi Sambil Mendengarkan Musik

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.