Kompas.com - 19/01/2022, 16:07 WIB

KOMPAS.com - Perusahaan pembuat mainan asal Denmark, Lego, digugat karena dituduh membuat tiruan jaket kulit dari pemeran "Queer Eye", Antony Porowski, tanpa izin pembuatnya.

Gugatan terhadap Lego dilayangkan oleh perancang busana, James Concannon, asal New York yang membuat jaket untuk dikenakan Porowski.

Dia mengajukan gugatan terhadap Lego ke pengadilan Distrik Connecticut, AS pada bulan Desember 2021.

Concannon menegaskan, pada tahun 2018, dia membuat jaket kulit khusus yang "estetik dan otentik" untuk Porowski, setelah beberapa desainnya muncul di "Queer Eye" sejak 2017.

Baca juga: Kreasi Baru Lego untuk Pecinta Muscle Car Klasik Amerika

Concannon mengklaim, tim produksi selalu membersihkan desainnya. Tapi, Netflix tidak menghubunginya untuk meminta izin menggunakan jaket pada episode acara 2019.

Concannon berasumsi pada saat itu terjadi kelalaian. Namun dia tidak mempermasalahkanya, hingga akhirnya set mini figure "Queer Eye" buatan Lego yang dinamai "The Fab 5 Loft" rilis pada September 2021.

Jaket kulit buatan Concannon apabila dibandingkan dengan buatan Lego memang menunjukkan kesamaan.

Seperti peace sign di kerah kiri dan desain tengkorak di sisi kanan dada.

Concannon mengklaim, Lego tidak meminta izin untuk masalah penempatan dan pengaturan elemen artistik pada kreasi aslinya.

Dia juga mengatakan bahwa Lego tidak memberikan kompensasi atas penggunaan jaket kulit Porowski di figur mainannya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.