Kompas.com - 23/01/2022, 09:32 WIB

KOMPAS.com - Pola makan harian memainkan peran yang besar dalam menentukan risiko kita terkena penyakit kronis, terutama jika menyangkut penyakit jantung atau kardiovaskular.

Apalagi, terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jahat dapat dengan mudah meningkatkan risiko penyakit berbahaya ini.

Nah, untuk membantu mencegahnya, ahli gizi Bianca Tamburello, membagikan beberapa kebiasaan makan sehat yang dapat dimasukkan ke dalam kehidupan sehari-hari.

1. Makan salmon dua kali seminggu

Menurut Tamburello, lemak omega-3 yang ditemukan pada ikan berlemak seperti salmon berkaitan dengan banyak manfaat.

Baca juga: Studi: Anggur Dapat Turunkan Risiko Penyakit Jantung

 

Manfaatnya antara lain, membuat kadar trigliserida dan tekanan darah yang lebih baik, HDL atau kolesterol baik yang lebih tinggi, serta mencegah pembentukan plak di arteri.

Untuk itu, dia menyarankan kita makan salmon dua kali seminggu guna menghindari risiko terkena penyakit jantung.

"Kita bisa memilih salmon karena ikan ini sangat tinggi lemak omega-3, rendah merkuri, dibesarkan secara berkelanjutan."

"Ikan ini pun dianggap sebagai pilihan terbaik untuk seluruh keluarga, termasuk wanita hamil dan anak-anak," ungkap dia.

2. Ganti daging merah dengan kacang-kacangan

Tamburello mengatakan, memiliki pola makan yang sehat bisa sesederhana mengganti daging merah dengan kacang-kacangan.

"Kacang maupun polong-polongan adalah protein nabati tanpa lemak dan rendah lemak jenuh yang baik untuk dijadikan sebagai pilihan diet," ungkap dia.

Baca juga: Kenali, 5 Tanda Penyakit Jantung yang Sering Tak Disadari

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.