KOMPAS.com - Paru-paru yang tidak sehat biasanya menunjukkan sejumlah gejala fisik yang cukup mudah dikenali. Namun, gejala tersebut jarang disadari hingga berkembang menjadi lebih parah.
Maka dari itu, mengetahui kondisi paru-paru tidak sehat dapat membantu mengelola dan mengobati kondisi paru-paru secara tepat jika memang ada penyakit yang dicurigai.
"Jika terus mengalami gejala yang menetap, sebaiknya kita memeriksakan diri, terutama jika kita adalah seorang perokok, mantan perokok atau memiliki faktor risiko lain,"
Demikian kata Miguel Villalona-Calero, MD, dokter dan peneliti di Miami Cancer Institute.
Lantas, bagaimana cara kita mendeteksi organ paru-paru sedang bermasalah atau dalam keadaan tidak sehat?
Baca juga: Olahraga Lari, Latihan Ideal untuk Paru-paru yang Lebih Sehat
Paru-paru yang tidak sehat biasanya menunjukkan sejumlah gejala yang cukup mudah dikenali melalui gejala atau tanda-tanda di tubuh.
Nyeri dada yang berlangsung lebih dari satu bulan bisa menjadi pertanda penyakit paru yang serius. Terlebih jika nyeri dada disertai dengan gejala lain saat menarik napas dalam-dalam.
"Nyeri dada seringkali bertambah parah ketika seseorang menarik napas dalam-dalam, batuk atau tertawa," kata Villalona-Calero.
Menurut American Lung Association, dahak atau lendir yang berlebihan merupakan bentuk pertahanan terhadap infeksi atau iritasi.
Jika produksi lendir itu berlebihan di area tenggorokan atau dada selama satu bulan atau lebih, itu bisa jadi pertanda penyakit paru-paru.
Baca juga: 5 Latihan Pernapasan untuk Tingkatkan Kapasitas Paru-paru
Saluran napas yang menyempit hingga menimbulkan bunyi mengi merupakan tanda umum paru-paru kita dalam keadaan tidak sehat.
"Ini mirip terlihat gejala awal penyakit pernapasan seperti asma, pneumonia, bronkitis atau penyakit paru kronis," ujar Dr. Purvi Parikh, ahli alergi di Allergy & Asthma Network.
Batuk yang tidak sembuh selama satu minggu dapat dikatakan suatu kondisi yang normal.
Tetapi ketika itu terjadi berulang kali dalam jangka panjang, seseorang harus memeriksakan paru-parunya untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.
Sebab, bisa jadi, hal itu pertanda adanya gangguan pada sistem pernapasan yang memengaruhi paru-paru.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.