Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/06/2018, 17:00 WIB
Nabilla Tashandra,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Olahraga merupakan aktivitas yang tidak sepenuhnya bebas risiko. Fisioterapis Alex Clark menyebutkan, sekitar 13 persen orang yang berolahraga mengalami cedera berkaitan dengan latihan yang dilakukannya.

Itulah sebabnya kita kerap dianjurkan untuk tak memaksa diri terlalu keras saat berolahraga, misalnya saat melakukannya di gym.

Beberapa risiko cedera bisa dihindari. Alex memberikan sejumlah saran agar kita bisa meminimalisasi cedera akibat melakukan latihan olahraga yang salah.

Lalu, seperti apakah olahraga yang salah?

1. Melakukan rutinitas berulang (repitisi) terlalu berlebihan

Ketika kita menemukan jenis olahraga yang disukai, seringkali kita tergoda untuk fokus pada jenis olahraga tersebut dan mengabaikan latihan yang lain.

Dengan melakukan aktivitas yang sama berulang-ulang setiap berolahraga, kita hanya mengikutsertakan otot dan sendi yang sama. Hal ini berisiko menimbulkan cedera berulang dan membuat olahraga kurang efektif.

"Mengganti jenis olahraga pada setiap kesempatan akan memberikan kesempatan pemulihan dan istirahat bagi otot dan sendi yang sering digunakan. Sehingga pembentukan cedera bisa terhindarkan," kata Alex.

Baca juga: Alasan Berat Badan Tak Turun Meski Sudah Olahraga Beban

2. Berolahraga dengan cara yang salah

Melakukan olahraga dengan cara atau teknik yang salah merupakan kesalahan umum yang banyak dilakukan dan berpotensi menimbulkan cedera.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com