Kompas.com - 31/08/2018, 21:21 WIB

KOMPAS.com — Bukan rahasia lagi jika kehidupan seksual akan menunjang kebahagiaan dalam rumah tangga.

Maka tak heran banyak pasangan, terutama pihak pria, mencari berbagai cara untuk meningkatkan kualitas hubungan intim.

Nah, riset terbaru mendapati bahwa minyak zaitu berfungsi lebih baik daripada viagra untuk membantu peforma pria saat berhubungan intim

Para peneliti dalam hasil risetnya menyebutkan, konsumsi sembilan sendok makan minyak zaitun setiap minggu akan mengurangi peluang impotensi hingga 40 persen.

Bahkan, minyak zaitun juga diklaim dapat meningkatkan kadar testeron yang merupakan hormon penunjang utama seksualitas pria.

Dilansir dari laman Mirror, riset dilakukan oleh peneliti dari University of Athens. Hasil riset menemukan Viagra hanya bermanfaat untuk jangka pendek.

Namun, minyak zaitun dapat mengurangi disfungsi ereksi dalam jangka panjang.

"Pria yang mengikuti diet mediterania, terutama mengonsumsi banyak minyak zaitun, mengalami penurunan risiko impotensi hingga 40 persen pada usia tua nanti," kata Dr Christina Chrysohoou, pemimpin riset.

Diet mediterania menekankan konsumsi makanan yang sehat untuk jantung, seperti kacang, ikan, dan minyak zaitun.

Baca juga: Tak Hanya Menurunkan Berat Badan, Ini Manfaat Lain Diet Mediterania...

Menurutnya, diet kaya minyak zaitun mampu menjaga pembuluh darah tetap sehat yang pada akhirnya meningkatkan sirkulasi darah ke organ intim.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.