Kompas.com - 18/12/2018, 17:01 WIB

KOMPAS.com - Gaya kita saat bertengkar dengan pasangan bukan cuma bisa memengaruhi langgeng tidaknya hubungan, tapi juga apakah kita akan panjang umur.

Perbedaan pendapat hingga memicu pertengkaran adalah hal yang normal. Kita dapat lebih mengenal sifat pasangan dari pertengkaran tersebut. Malah, pasangan yang bertengkar cenderung lebih sehat dan berumur panjang.

Ini temuan yang menarik. Pasalnya, pertengkaran selama ini akan dihindari karena tak mau hubungan menjadi renggang.

Pertengkaran yang dianggap berdampak positif adalah jenis pertengkaran yang dilakukan dengan cara yang sama.

Contohnya, ketika kita tipe yang suka menahan amarah dan pasangan sebaliknya, gampang melampiaskan emosinya, ini justru tidak menyehatkan dan meningkatkan risiko kematian dini hingga dua kali lipat.

Studi tentang pengaruh pertengkaran dalam hubungan dengan panjang pendeknya usia ini dilakukan oleh tim dari departemen psikologi Universitas Arizona, AS.

Penelitian ini melibatkan data dari 192 pasangan selama lebih dari 32 tahun dan melihat apakah "cara menghadapi kemarahan" memengaruhi kematian.

Baca juga: Bukan Selingkuh, Ternyata Bertengkar soal Uang Lebih Merusak Hubungan

Ternyata, semakin besar ketidakcocokan antara pasangan, semakin besar risiko kematian dini.

Risiko kematian dini yang paling rendah terjadi pada pasangan yang saling mengungkapkan perasaan mereka.

Selain gaya bertengkar, tentu saja apa yang kita makan berpengaruh besar pada usia harapan hidup.

Menurut ahli gizi Dr Sarah Brewer dan pakar diet Juliette Kellow, orang yang berumur panjang biasanya memiliki pola makan nabati terutama dengan banyak buah dan sayuran.

Salah satu bahan utama dari pola makan nabati adalah serat. Zat gizi ini diketahui mampu menekan risiko penyakit jantung, gangguan pencernaan, dan kanker tertentu.

“Ketika kita makan makanan kaya serat kita cenderung tidak makan terlalu banyak, sehingga lebih mudah untuk menjaga berat badan yang sehat," ucap mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.