Pilihlah Metode Jangka Panjang untuk Lawan Kegemukan

Kompas.com - 10/01/2019, 17:00 WIB
IlustrasiShutterstock Ilustrasi

KOMPAS.com - Ketiklah di mesin pencarian Google "cara menurunkan berat badan" dan dalam sekejap akan muncul lebih dari 25.000 hasil. Namun, bagaimana memilih metode yang benar-benar efektif?

Ahli endokrin Bartolome Burguera, MD, PhD mengatakan, menurunkan berat badan sesungguhnya tidak sesulit yang dipikirkan.

Kebanyakan orang hanya mencari cara yang instan, padahal yang perlu dipikirkan adalah bagaimana menjaga berat badan ideal dalam jangka panjang.

Obesitas menjadi masalah kesehatan utama di banyak negara, namun, sayangnya banyak treatment tidak efektif mengatasinya.

"Alasannya adalah karena kita menggunakan treatment jangka pendek, seperti diet, untuk penyakit kronis. Obesitas seharusnya diatasi dengan perencanaan jangka panjang," kata Burguera.

Menurutnya, terapi untuk obesitas harus menyasar nutrisi, aktivitas fisik, tidur yang optimal, dan manajemen stres.

Kini mari kita bedah beberapa diet populer yang telah mendapat banyak testimoni dari orang yang berhasil menurunkan berat badannya.

Diet Keto

Ketika dikombinasikan dengan intervensi gaya hidup keseluruhan, diet keto bisa membantu menurunkan berat badan jangka pendek secara signifikan.

Lewat diet rendah kalori ini, kita akan merasa tidak lapar karena mencapai ketosis, dimana tubuh membakar cadangan lemak karena tidak ada persediaan gula dari karbohidrat yang cukup.

Diet keto direkomendasikan, ketika:

- Indeks Massa Tubuh (IMT) di atas angka 30.

- Individu memiliki masalah kesehatan terkait berat badan.

- Intervensi penurunan berat badan lainnya tidak berpengaruh.

Halaman:



Close Ads X