Kompas.com - 23/09/2019, 07:17 WIB

KOMPAS.com - Berat badan bisa fluktuatif alias naik-turun sepanjang hidup kita dan setiap harinya. Hal ini terlihat misalnya ketika kita menimbang badan, sudah girang karena kemarin berhasil turun, tapi dua hari kemudian naik lagi.

Pada dasarnya hal itu adalah sesuatu yang normal.

Direktur Program Manajemen Berat Badan di NYU Langone Health, Holly Lofton MD menjelaskan, berat badan cenderung naik-turun setiap harinya karena kita makan dan minum.

Misalnya, makanan tinggi garam bisa meningkatkan kandungan air dalam aliran darah sehingga berat badan kita bisa sedikit bertambah.

Di satu sisi, kita buang air lebih jarang ketika banyak makan makanan tinggi garam, sehingga air tersebut terus tertahan dalam tubuh.

Faktor lainnya yang mungkin menyebabkan berat badan naik-turun adalah aktivitas fisik.

"Setiap kita bergerak, otot kita berkontraksi. Otot menggunakan karbohidrat dan air untuk berkontraksi dan hal itu bisa memicu pembengkakan sementara, yang bisa juga berdampak pada berat badan," kata Lofton.

Baca juga: Tambah Umur, Tambah Berat Badan

Jika naik-turun berat badan terjadi pada periode yang lebih lama, misalnya dalam waktu berbulan-bulan, maka bisa diasosiasikan kenaikan lemak tubuh.

Hal ini tidak sama seperti retensi cairan seperti yang dialami dalam jangka waktu harian.

Kenaikan berat badan tidak normal

Halaman:


Video Pilihan

Sumber POP SUGAR
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.