Turun Berat Badan hingga 20 Kg, Pria Ini Berbagi Tips Jalani Diet Keto

Kompas.com - 24/06/2020, 13:29 WIB
Julien Schneider, guru olahraga asal Prancis yang berhasil menurunkan berat badan hingga 20 kg dengan menjalani diet keto. Via South China Morning PostJulien Schneider, guru olahraga asal Prancis yang berhasil menurunkan berat badan hingga 20 kg dengan menjalani diet keto.

 

2. Menghilangkan gula bisa membuat sakit kepala

Schneider juga menderita karena tubuhnya beradaptasi dengan proses pembakaran bahan bakar dari lemak, bukan karbohidrat.

"Saya adalah pecandu gula, jadi saya akan mengatakan selama 15 hari saya sakit kepala hebat. Saya membutuhkan parasetamol hampir setiap hari dan mengalami kram perut," ujarnya.

"Jika kita tidak mengetahui hal itu ketika mulai diet keto, setelah tiga hari kita akan menyerah."

3. Sayuran lebih banyak

Meski diet ini disebut menyenangkan bagi pecinta daging, Schneider mengatakan ia memasak lebih banyak sayuran daripada biasanya.

"Ketika kita melakukan diet keto, kita tidak perlu nasi. Kita mengisi tubuh dengan sayuran."

Makan siang Schneider biasanya adalah salad dengan banyak topping.

Ia tidak mengonsumsi lebih banyak daging, tetapi kualitas dagingnya dan makanan yang dia konsumsi secara umum lebih tinggi.

"Meninggalkan semua makanan olahan, 80 persen makanan di restoran dan tidak pergi ke kedai kopi memungkinkan kita berhemat dan mengonsumsi lebih banyak makanan berkualitas," katanya.

Baca juga: 8 Efek Samping yang Mungkin Dirasakan Ketika Menjalani Diet Keto

4. Kurangi camilan

Schneider mengatakan, dia berusaha untuk tidak mengonsumsi camilan.

"Ketika kita beradaptasi dengan ketosis, diet itu menguras mental dibandingkan fisik. Kita tidak membutuhkan camilan, hanya saja kita menginginkannya."

Camilan yang dikonsumsinya rata-rata adalah kacang yang dipilih dengan hati-hati.

Kacang almond mengandung sekitar 4 gram karbohidrat, sementara kacang mede memiliki 9 gram.

5. Diet intermiten bisa dikombinasikan dengan diet keto

Seperti yang dilakukan banyak pelaku diet keto, Schneider melewatkan sarapan, hal yang telah dilakukannya sejak muda.

"Makan sekali sehari menjadi tren saat ini, terutama pada diet keto," ucap Schneider.

"Umumnya ketika saya bekerja, saya tidak pernah makan sebelum makan siang, dan seminggu sekali saya makan di malam hari, lalu tidak makan sampai malam berikutnya. Selama 24 jam, saya hanya minum air dan kopi hitam."

6. Melacak diet lewat aplikasi

Schneider melacak semua yang ia makan di aplikasi KetoDiet atau Carb Manager. Selain menjaga kadar karbohidrat, lemak, dan protein, sebagian besar aplikasi gratis ini menyediakan resep, saran, dan penelitian terbaru.

Baca juga: Diet Keto Dianggap sebagai Diet Terburuk

7. Mulai bereksperimen dengan memasak

"Ketika kita mulai diet keto, kita selalu makan hal yang sama. Tetapi jika ingin diet keto dalam jangka panjang, mulailah memasak. Brokoli dan ayam kukus bisa membosankan ketika kita makan terlalu sering," katanya.

Kita perlu belajar memasak agar tetap bertahan dengan diet keto, kata Schneider.

Tinggalkan alkohol dan lebih banyak minum air putih

"Di Prancis, ada masalah untuk diet keto. Kami dipandang sebagai orang yang membosankan karena kami tidak minum wine, kami makan berbeda dari semua orang," kata Schneider.

"Kita harus minum banyak air, setidaknya tiga liter sehari, dan ketika saya berolahraga, empat hingga lima liter. Kita dapat mengalami dehidrasi sangat cepat, ini adalah efek samping diet."

8. Makan di luar menjadi tantangan

Pergi keluar untuk makan adalah perjuangan nyata, kata Schneider. Ia menambahkan, tidak ada banyak pilihan, terutama di restoran Cina atau Asia.

Ia menceritakan, sebagian besar pembungkus pangsit dim sum, terbuat dari tepung atau beras dan sulit dicerna ketika kita beradaptasi dengan lemak.

Sehingga, pizza dengan adonan yang terbuat dari tepung dan air akan membuatnya jatuh sakit.

9. Meninggalkan olahraga sementara waktu

Ketika pertama kali memulai diet keto, Schneider harus meninggalkan olahraga sementara waktu.

"Kita tidak bisa melakukan aktivitas apa pun di awal," katanya.

"Bahkan menaiki dua lantai anak tangga, kita akan kelelahan. Beberapa minggu kemudian saya berlari lagi, dan setelah 25 atau 30 menit, saya berhenti berlari dan harus berjalan."

Sekarang, ia bisa berolahraga lari dengan jarak rata-rata 30 hingga 40 km. "Saat kita diet keto, panjangnya tidak menjadi masalah. Kita bisa bertahan selama kaki bisa mengatasinya."

10. Tujuan penurunan berat badan tercapai

Dalam dua tahun ia menjalani diet, Schneider telah mencapai tujuannya untuk menurunkan berat badan 20 kg, dari berat awalnya 110 kg.

"Kita benar-benar perlu mempercayai prosesnya," katanya.

"Saya harus menunjukkan kepada keluarga saya, bahwa saya masih sehat dan membuat mereka berhenti bertanya kepada saya, 'apakah diet keto buruk bagimu?'"

Baca juga: 3 Trik Hentikan Diet Keto Tanpa Alami Kenaikan Berat Badan

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X