Kompas.com - 04/11/2020, 18:00 WIB
Ilustrasi makanan diet, pola makan seimbang. Dok. Shutterstock/ Yury GulakovIlustrasi makanan diet, pola makan seimbang.

KOMPAS.com - Banyak orang melakukan pembatasan kalori demi mengejar target menurunkan berat badan.

Dilansir Healthline, tubuh membutuhkan kalori untuk menjalankan fungsi tiga proses utama, yakni:

  • Laju Metabolisme Basal (BMR): kalori dibutuhkan untuk fungsi dasar tubuh, termasuk fungsi otak, ginjal, jantung, paru-paru, dan sistem saraf.
  • Pencernaan: kalori dibutuhkan untuk mencerna dan memetabolisme makanan yang kita makan.
  • Aktivitas fisik: kalori dibutuhkan untuk mengisi bahan bakar ketika tubuh beraktivitas atau bergerak.

Secara umum, mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang dibutuhkan tubuh memang akan menyebabkan tubuh bertambah gemuk, terutama dalam bentuk lemak tubuh.

Sebaliknya, lebih sedikit asupan kalori daripada yang dibutuhkan tubuh dapat menyebabkan penurunan berat badan.

Konsep keseimbangan kalori ini didukung oleh sejumlah penelitian ilmiah yang kuat, sehingga menjadi alasan banyak orang untuk berusaha membatasi asupan kalori mereka.

Namun, membatasi asupan kalori sebetulnya tidak boleh dilakukan secara sembarangan atau berlebihan, karena malah akan menyebabkan masalah kesehatan.

Beberapa masalah kesehatan yang bisa terjadi di balik pembatasan asupan kalori, di antaranya:

1. Menurunkan metabolisme
Membatasi kalori secara berlebihan dapat menyebabkan metabolisme tubuh melambat.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet rendah kalori dapat menurunkan jumlah kalori yang dibakar tubuh sebanyak 23 persen.

Metabolisme yang lebih rendah ini dapat bertahan lama, bahkan setelah diet pembatasan kalori dihentikan.

Halaman:


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X