Kompas.com - 13/11/2020, 14:34 WIB
diet untuk asam urat shutterstockdiet untuk asam urat
Editor Wisnubrata

Makanan yang dapat dikonsumsi bila menjalani diet rendah purin

Jika kebanyakan diet membatasi makanan yang dapat dikonsumsi, maka lain halnya dengan diet rendah purin.

Orang yang melakukan diet rendah purin masih dapat menikmati berbagai jenis asupan. Adapun makanan yang dapat dikonsumsi dalam diet rendah purin, antara lain:

  • Roti
  • Sereal
  • Pasta
  • Biji-bijian utuh
  • Susu rendah lemak
  • Yogurt
  • Keju
  • Telur
  • Buah dan sayur utuh
  • Kentang
  • Jeruk
  • Nanas
  • Jeruk bali
  • Stroberi
  • Paprika
  • Tomat
  • Alpukat
  • Kopi
  • Teh

Selain itu, disarankan untuk minum air putih 8 gelas atau lebih dalam sehari untuk mendorong asam urat keluar dari tubuh melalui urine.

Sebab jika Anda tidak minum cukup air putih, maka dapat meningkatkan penumpukan asam urat dalam tubuh.

Baca juga: 4 Makanan Penurun Asam Urat yang Bisa Dikonsumsi Tiap Hari

Makanan yang harus dihindari

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam diet rendah purin, Anda tentu saja harus menghindari asupan yang tingkat purinnya tinggi. Berikut makanan tinggi purin yang harus dihindari:

  • Daging asap
  • Jeroan, seperti hati, limpa, usus
  • Ikan sarden
  • Ikan teri
  • Kacang polong dan kacang kering
  • Oatmeal
  • Kembang kol
  • Bayam
  • Jamur
  • Daging sapi muda
  • Kerang
  • Ikan cod

Baca juga: Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Penderita Asam Urat

Selain itu, Anda juga harus membatasi atau menghindari makanan berikut agar tubuh dapat memproses purin secara efektif:

  • Makanan tinggi lemak, seperti gorengan, susu penuh lemak, dan dessert
  • Alkohol, seperti bir dan wiski karena dapat meningkatkan asam urat dan menyebabkan dehidrasi sehingga menghambat kemampuan tubuh untuk mengeluarkan asam urat
  • Minuman manis, misalnya minuman kemasan dan soda dengan tambahan gula dapat membuat Anda berisiko terkena gout

Meski diet rendah purin dapat membantu mencegah dan mengendalikan asam urat maupun batu ginjal, namun diet ini bukanlah obat untuk kedua kondisi tersebut. Anda tetap harus mendiskusikan opsi perawatan lebih lanjut bersama dokter.

Dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan tertentu untuk mengatur kadar asam urat dalam jangka panjang. Namun, diet ini tetap dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Di samping itu, jangan lupa untuk berolahraga secara teratur. Anda dapat melakukan olahraga ringan, seperti berenang, bersepeda, berjalan kaki, senam, yoga, dan lainnya kurang lebih 30 menit dalam sehari. 

Baca juga: 6 Perubahan Gaya Hidup, Kunci Pengobatan Asam Urat di Rumah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.