Kompas.com - 12/12/2020, 12:00 WIB

Protein yang terkandung di dalam susu sapi terdiri dari 20 persen protein whey dan 80 persen kasein.

“Dari 80 persen itu ada beta kasein. Nah, beta kasein itu ada varian A1 dan A2. Macam-macam kualitasnya,” ujar Ariani.

Baca juga: Kenali Gejala Sembelit pada Anak dan Cara Mengatasinya

Saat ini susu dengan beta kasein A2 sedang banyak diteliti. Beta kasein A2 dihasilkan oleh sapi khusus yang kini pun sedang banyak dicari.

“Kenapa dicari karena, beta kasein A2 ini mudah diserap dan bisa mengurangi gangguan pencernaan yang ringan,” ujarnya.

Susu dan konstipasi

Ariani mengatakan, susu bisa menjadi salah satu faktor penyebab konstipasi atau sembelit pada anak.

Namun, perlu digarisbawahi bahwa sembelit pada balita tak selalu karena susu.

“Salah satunya karena alergi protein susu sapi. Tapi jangan dibalik, kalau pup keras pasti alergi, itu belum tentu. Karena bisa saja ada fungsi cerna yang masalah,” ujarnya.

Konstipasi karena susu bisa terjadi karena alergi dan adanya ampas yang tak bisa seluruhnya diserap oleh tubuh anak.

Baca juga: Pembuangan Tak Lancar Belum Tentu Konstipasi

Ariani lantas meminta pada orangtua untuk memperhatikan dan mencari tahu penyebab konstipasi lain pada anak.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.