Kompas.com - 17/02/2021, 19:53 WIB
Ilustrasi makan kerang shutterstockIlustrasi makan kerang
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh perlu menjadi perhatian para ibu hamil, karena makanan yang dikonsumsi akan memengaruhi bayi yang lahir.

Dokter menyarankan ibu hamil untuk berhati-hati terhadap makanan yang dikonsumsi selama masa kehamilan, termasuk menghindari makanan yang mengandung zat berbahaya bagi bayi dan memilih makanan sarat nutrisi.

Tentunya, ibu hamil yang hobi makan makanan laut alias seafood juga perlu lebih memperhatikan apa yang dimakannya.

Berbagai jenis ikan kaya akan protein dan nutrisi lain, termasuk asam lemak omega-3, lemak sehat yang baik bagi tubuh dan otak ibu hamil serta bayi.

Namun, ibu hamil disarankan untuk menghindari beberapa jenis makanan dengan ikan di dalamnya.

Makanan seperti sushi, misalnya, harus dihindari karena banyak jenis sushi mengandung ikan mentah dan bisa membuat bayi terpapar merkuri dan bakteri.

Bagaimana dengan kerang? Apakah ibu hamil boleh mengonsumsi kerang saat akan melahirkan?

Baca juga: Rutin Makan Ikan Turunkan Risiko Stroke dan Gagal Jantung

Kapan kerang boleh dikonsumsi saat kehamilan

Para ahli menyarankan ibu hamil untuk menambahkan makanan laut sebagai bagian dari makanan sehat selama kehamilan.

Dietary Guidelines for Americans 2020-2025 serta Food and Drug Administration menyarankan ibu hamil untuk mengonsumsi makanan laut seperti ikan dan kerang rendah merkuri antara 226-340 gram, atau sekitar tiga porsi.

Halaman:


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
RECIPES
SUP PANGSIT
SUP PANGSIT
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X