Kompas.com - 02/03/2021, 06:25 WIB
Pemuka agama menjalani vaksinasi Covid-19 Sinovac di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (25/2/2021). Kegiatan yang terselenggara atas kerja sama Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan ini menargetkan vaksinasi 10 ribu tokoh agama. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPemuka agama menjalani vaksinasi Covid-19 Sinovac di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (25/2/2021). Kegiatan yang terselenggara atas kerja sama Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan ini menargetkan vaksinasi 10 ribu tokoh agama.

KOMPAS.com - Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah mulai disalurkan ke masyarakat.

Selain memastikan tubuh dalam kondisi sehat, salah satu saran yang perlu dilakukan masyarakat sebelum divaksin adalah tidur cukup. Apa alasannya?

Melansir WebMD, tidur cukup adalah faktor penting untuk menghasilkan sistem kekebalan tubuh yang kuat.

Tapi, tidur cukup yang dimaksud tidak hanya sehari sebelum divaksin, melainkan usahakan telah memiliki kebiasaan tidur cukup secara teratur sebelumnya.

"Tidur cukup dan berkualitas secara teratur dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mengoptimalkan respons tubuh terhadap vaksin," ungkap Presiden American Academy of Sleep Medicine (AASM), Dr Kannan Ramar dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Sebelum Divaksin Covid-19, Persiapkan Dulu Beberapa Hal Ini

Ada beberapa penelitian yang menemukan hubungan antara tidur dan respons vaksinasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebuah studi di tahun 2020 di International Journal of Behavioral Medicine, misalnya, menemukan bahwa vaksin flu tampaknya lebih efektif pada orang yang cukup tidur selama dua malam sebelum menerima suntikan.

Penelitian lain melaporkan temuan serupa tentang tanggapan pasien terhadap vaksin untuk hepatitis A dan hepatitis B.

Direktur Pusat Neuromodulasi UMMHC/UMMS di University of Massachusetts Medical School, Dr Khurshid Khurshid menjelaskan, peran tidur terhadap penguatan respons kekebalan tubuh sangatlah signifikan.

Tak hanya untuk sebelum vaksinasi, seseorang yang baru saja divaksin juga harus berupaya tidur cukup.

"Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa tidur cukup setelah vaksinasi bisa menguatkan respons kekebalan tubuh terhadap antigen yang menyerang, dan efek ini sangat signifikan secara klinis," ujarnya.

Baca juga: Ingin Divaksin Covid-19 tapi Takut Jarum Suntik? Simak 10 Tips Ini

Tak hanya tidur cukup, ada beberapa persiapan yang perlu kita lakukan sebelum menjalani vaksinasi Covid-19.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Muhammad Budi Hidayat menyebutkan, beberapa panduan umum yang bisa diterapkan masyarakat antara lain:

  • Memastikan tubuh dalam kondisi sehat.
  • Pastikan tidak dalam kondisi mengantuk atau kelelahan.
  • Sarapan dulu sebelum divaksin.
  • Hindari stres agar tidak memicu maag atau gejala lainnya.
  • Tidur dahulu sebelum divaksin jika sebelumnya begadang.
  • Bagi perusahaan, penting untuk memerhatikan jadwal kerja dan kondisi karyawan sebelum pelaksanaan vaksinasi.

Baca juga: Kemenkes Beri 6 Tips Sebelum Disuntik Vaksin Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Sumber WebMD
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.