Kompas.com - 12/07/2021, 14:18 WIB
Demi Lovato REPRO BIDIK LAYAR VIA @ddlovato Demi Lovato

KOMPAS.com - Kampanye body positivity semakin gencar dilakukan, termasuk oleh sejumlah perempuan selebritas kelas dunia.

Maklum saja, kaum hawa memang menjadi kelompok yang paling sering menjadi sasaran objektifikasi semacam itu.

Isu soal pentingnya penerimaan diri sendiri akan citra tubuh memang tergolong baru.

Namun, gerakan ini menjawab masalah lama yang menuntut seseorang -umumnya wanita, untuk berpenampilan ideal dan sempurna.

Standar kesempurnaan yang dibangun dari citra media dan anggapan yang salah kaprah kerap menyebabkan ketidakadilan.

Baca juga: Marshanda Ingatkan Pentingnya Body Positivity dan Cintai Diri Sendiri

Hal ini termasuk pula dirasakan oleh para wanita artis yang dituntut harus tampil sempurna demi mempertahankan kariernya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka harus selalu terlihat cantik, kurus, flawless, dan glowing, tanpa peduli dengan implikasi tertentu yang mungkin mereka dirasakan.

Tuntutan ini membuat banyak perempuan menderita, dan mengalami masalah mental maupun kesehatan.

Untungnya, kini sejumlah pesohor gencar mengampanyekan body positivity untuk pola pikir yang lebih baik.

Marshanda merupakan salah satu artis Tanah Air yang belum lama ini melakukannya lewat akun Instagram-nya.

Selain itu, ada sejumlah wanita selebritas dunia yang dikenal lantang menyuarakan pentingnya mencintai tubuh sendiri. Siapa saja mereka?

LizzoREPRO BIDIK LAYAR VIA INSTAGRAM @lizzobeeating Lizzo

Melissa Vivianne Jefferson atau lebih dikenal sebagai Lizzo membuktikan tubuhnya yang besar tak menghalanginya meraih popularitas dan prestasi yang dinikmatinya saat ini.

Melalui akun Instagram, dia tak lelah mengingatkan penggemarnya soal hal tersebut, termasuk dengan mengunggah potret tubuhnya tanpa proses editing.

"Saya mulai berbicara dengan perut saya tahun ini. Memberinya kecupan, dan segala pujian. Padahal dulu, saya ingin sekali memotong perut ini, saya amat membencinya."

Baca juga: Yuk, Belajar Mencintai Diri Sendiri Seperti yang Dilakukan Lizzo

"Tapi kembali lagi, inilah diriku. Saya belajar banyak untuk memberikan lebih banyak cinta pada setiap bagian tubuh ini. Meskipun, dengan begitu saya harus mengajaknya 'berbicara' setiap pagi."

"Tapi, itulah tanda bahwa kita cinta pada diri kita sendiri hari ini," tulis dia dalam salah satu unggahannya.

Penyanyi berusia 28 tahun ini memang dikenal punya masalah berat badan sejak remaja, dengan problem anorexia dan bulimia.

Belakangan, dia memutuskan hidup lebih sehat meski harus terlihat gemuk dan tak ideal di mata publik.

Ia menyadari, dengan susah payah, kesempurnaan adalah hal yang semu dan mustahil diwujudkan.

Kini, dia memilih fokus pada karier dan berbagai hal positif yang bisa dilakukannya dalam hidup.

Baca juga: Demi Lovato Ingatkan Fans agar Bijak Berkomentar Soal Berat Badan

"Saya memutuskan, saya sudah cukup menyia-nyiakan hidup saya untuk mengkhawatirkan dan menekankan hal-hal yang tidak penting," ujar dia.

Ashley Graham.Instagram @ashleygraham Ashley Graham.

Graham adalah salah satu model plus size yang bisa dibilang paling sukses di dunia saat ini, sekaligus menjadi bukti akan pentingnya body positivity untuk membangun kariernya.

Dalam wawancaranya, dia mengaku termotivasi untuk terus berkampanye tentang isu ini, karena tidak mempunyai role model yang sesuai ketika masih muda.

"Inilah mengapa saya tidak memposting seperti foto Instagram yang 'sempurna'."

"Saya tetap membuatnya nyata dan mentah terus-menerus karena saya ingin orang tahu bahwa ada wanita dengan selulit, dengan lemak punggung, dengan stretch mark..."

"Ada banyak wanita berlekuk, wanita ukuran plus, wanita gemuk, apa pun yang kalian ingin memanggil mereka."

Baca juga: Ashley Graham Blak-blakan Pernah Minum ASI Sendiri, Bahayakah?

Begitu kata model yang wajah dan tubuhnya pernah menghiasi sampul majalah fashion dunia, seperti Vogue, Harper's Bazaar, Glamour, serta Elle tersebut.

  • Anne Hathaway

Aktris Anne Hathaway menghadiri acara peragaan mode dan aksesori yang terinspirasi film Alice Through the Looking Glass di Roseark, Los Angeles, California, AS, pada 12 Mei 2016 waktu setempat.
John Sciulli/Getty Images for Disney Consumer Products & Interactive Media/AFP Aktris Anne Hathaway menghadiri acara peragaan mode dan aksesori yang terinspirasi film Alice Through the Looking Glass di Roseark, Los Angeles, California, AS, pada 12 Mei 2016 waktu setempat.
Selebritas bertubuh langsing seperti bintang Princess Diary ini pun tak lepas dari stigma negatif soal tubuh perempuan.

Dia menerima sejumlah komentar jahat terkait tubuhnya yang dianggap tidak ideal selepas melahirkan.

Menurut dia, hal ini kerap dialami sejumlah aktris Hollywood setelah mempunyai anak.

Melalui akun Instagram-nya, dia kemudian menekankan tidak ada perlunya merasa malu soal perubahan tubuh yang dialami wanita setelah berbagai fase penting di hidup.

"Tidak ada yang memalukan dengan bertambahnya berat badan karena kehamilan, tidak akan pernah."

"Juga bukan hal yang memalukan jika kita membutuhkan waktu lebih lama dari yang kita bayangkan, untuk menurunkan berat badan -itupun jika kita mau menurunkannya."

Baca juga: Brand Milik Rihanna Savage X Fenty Sekarang Bernilai Rp 1,4 Triliun

"Tidak perlu ada ada rasa malu untuk akhirnya membuat celana pendek jins untuk musim panas. Tubuh berubah, tumbuh, menyusut, itu semua cinta."

"Jadi jangan pernah biarkan orang lain memberi tahu kalian sebaliknya," ungkap dia. 

Penyanyi Rihanna dalam sampul Harper's Bazaar edisi September 2020.Hasil tangkap layar dar Pagesix Penyanyi Rihanna dalam sampul Harper's Bazaar edisi September 2020.

Penyanyi kaliber dunia ini berhasil mendobrak stigma soal tubuh wanita dengan sukses merilis Savage X Fenty.

Lini pakaian dalam ini menyediakan produk yang nyaman sekaligus inklusif, suatu gebrakan dalam dunia fashion wanita.

Langkahnya sukses memaksa banyak brand melakukan hal serupa jika ingin bisnisnya bertahan, termasuk Victoria's Secret.

Baca juga: Jadi Kontroversi, 3 Alasan Victorias Secret Usung Body Positivity

Rihanna berkontribusi nyata mewujudkan kondisi yang lebih nyaman untuk sesama wanita.

Dalam kesehariannya, ia juga dikenal amat percaya diri dengan tubuhnya, tak peduli akan komentar orang lain.

"Jujur, kalian harus menertawakan diri sendiri. Maksudku, saya tahu kapan saya mengalami hari yang gemuk dan kapan saya kehilangan berat badan."

"Saya menerima semua kondisi tubuh tersebut. Saya tidak dibangun seperti Victoria's Secret."

"Para wanita, dan juga saya masih merasa sangat cantik dan percaya diri dengan pakaian dalam yang saya pakai," ujar dia dalam wawancara bersama Vogue.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber People
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.