Kompas.com - 21/10/2021, 17:09 WIB

KOMPAS.com - Sebagai warisan budaya asli Indonesia, batik selalu menarik perhatian bagi berbagai kalangan, tidak hanya bagi orang tua tetapi juga anak-anak muda.

Hal ini setidaknya terlihat dari betapa antusiasnya generasi milenial yang terlibat dalam acara Healing Tree Batik Fever Exhibition, besutan Yayasan Batik Indonesia di Atrium Ashta District 8, SCBD, Jakarta.

Acara yang dimulai sejak Hari Batik Nasional pada 2 Oktober-20 Oktober 2021 ini memiliki salah satu ikon paling viral, yakni instalasi pohon raksasa.

Baca juga: Koleksi Gamis Modis dengan Motif Batik Khas 11 Daerah

Pohon raksasa itu diberi nama Healing Tree, yang tampak apik berhiaskan aneka kain batik.

Selain dihiasi kain-kain batik dari berbagai daerah di Indonesia, Healing Tree juga menghadirkan kain batik klasik seperti batik tambal, batik gringsing, dan batik udan liris.

Pohon raksasa ini juga dilengkapi dengan tata pencahayaan yang luar biasa.

Hasilnya, lantai acrylic yang menjadi panggung pun bisa menampilkan permainan cahaya dengan aneka ragam pola batik yang indah.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Geronimo Production (@geronimo_production)

Tak heran, jika selama acara ini berlangsung, Healing Tree menjadi area wajib bagi pengunjung untuk dinikmati dan juga tempat berfoto.

Apalagi, setiap akhir pekan, pengunjung juga dimanjakan dengan alunan musik dari DJ Ibu Kota, atraksi dance K-Pop, dan peragaan busana.

Acara ini merupakan upaya Yayasan Batik Indonesia untuk menggaet komunitas generasi muda, khususnya pencinta batik Indonesia.

Baca juga: Kolaborasi Motif Batik Indonesia dengan Ikon Dunia

Terbukti, beberapa konten kreator dari generasi milenial yang menjadi pendukung acara ini berhasil mencuri perhatian dan menunjukan batik bisa dikreasikan sesuai dengan generasi yang berbeda-beda.

Gaya berbatik generasi muda juga sekaligus memberikan nafas baru dan menjadi sumber inspirasi bagi dunia industri batik nasional untuk terus beradaptasi dengan selera dan gaya berbatik yang kekinian.

Selain itu, bersama Museum Tekstil Jakarta, Yayasan Batik Indonesia juga menyelenggarakan beberapa webinar yang berkaitan dengan perkembangan batik di Indonesia.

Salah satu momen indah lainnya dari rangkaian acara Hari Batik Nasional 2021 adalah kehadiran video pendek Yayasan Batik Indonesia di Billboard Times Square New York City pada tanggal 20 Oktober 2021.

Baca juga: Bikin Batik Ikat Celup, Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah

Video pendek yang menyajikan berbagai generasi Indonesia dalam balutan busana batik ini ternyata mendapat sambutan baik dari warga New York City yang sedang memasuki musim gugur.

"Harapannya, agar #generasibanggaberbatik yang menjadi salah satu hashtag acara ini, pada akhirnya tidak hanya sekedar menjadi slogan semata."

"Tetapi benar-benar diimplementasikan secara nyata lewat pilihan busana generasi milenial yang datang ke acara Healing Tree Batik Fever Exhibition."

Demikian penuturan Ketua Umum Yayasan Batik Indonesia Yanti Airlangga dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (21/10/2021).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Geronimo Production (@geronimo_production)

"Semoga semangat #generasibanggaberbatik muncul bukan hanya di kalangan generasi muda sebagai pemakai dan pencinta batik."

"Tetapi juga bisa menjadi pilihan masa depan bagi mereka yang ingin menekuni industri ini," imbuh dia.

Baca juga: Luna Maya Rilis Busana Batik Print buat Anak Muda, Seperti Apa?

Apalagi, industri batik nasional sesungguhnya merupakan salah satu sektor industri yang memberikan kontribusi yang besar, baik dari sisi penyumbang pendapatan nasional, maupun dari sisi penyerapan tenaga kerja.

Dengan demikian, semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk masuk dan menjadi bagian dari industri batik nasional, regenerasi pembatik serta pekerjanya akan tetap berkesinambungan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.