Kompas.com - 21/11/2021, 20:21 WIB
Sebagian orang sering terbangun tengah malam, sehingga durasi tidur secara keseluruhan menjadi sangat minimal. PEXELS/COTTONBROSebagian orang sering terbangun tengah malam, sehingga durasi tidur secara keseluruhan menjadi sangat minimal.

KOMPAS.com - Sebagian orang sering terbangun tengah malam, sehingga durasi tidur secara keseluruhan menjadi sangat minimal.

Pada akhirnya, kebiasaan tersebut membuat seseorang bangun dalam kondisi yang tidak segar dan berenergi, sehingga memengaruhi performa saat beraktivitas.

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan melalui Journal of Psychosomatic Research, di antara 22.740 individu berusia di atas 15 tahun, sekitar 31,2 persen mengatakan sering terbangun tengah malam, setidaknya tiga kali dalam seminggu.

Mengetahui penyebab sering terbangun tengah malam dapat membantu seseorang menemukan solusi dan kualitas tidur malam yang lebih baik.

Baca juga: Jangan Sepelekan, 15 Penyebab Susah Tidur di Malam Hari

Penyebab sering terbangun tengah malam

Penyebab sering terbangun tengah malam termasuk sleep apnea, lingkungan kamar tidur yang tidak nyaman, terlalu banyak minum sebelum tidur, dan lainnya.SHUTTERSTOCK Penyebab sering terbangun tengah malam termasuk sleep apnea, lingkungan kamar tidur yang tidak nyaman, terlalu banyak minum sebelum tidur, dan lainnya.
Berikut beberapa penyebab sering terbangun tengah malam yang mungkin dialami:

1. Mengalami sleep apnea

Menurut Eat This Not That, penderita sleep apnea juga bisa sering terbangun di tengah malam. Selain kelelahan, gangguan tidur ini juga bisa menyebabkan masalah kesehatan serius lainnya.

Mengutip Kompas.com (28/10/2021), obstructive sleep apnea adalah gangguan pernapasan yang terjadi saat tidur akibat sumbatan jalan napas dan otot di belakang tenggorokan.

Menurut konsultan asisten profesor dari Stanford University School of Medicine dan kepala penasihat sains tidur untuk Proper, Allison Siebern, PhD, CBSM, penderita sleep apnea juga bisa merasakan terengah-engah atau sesak napas saat terbangun di malam hari.

Jika mengalami gejala tersebut, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Pada kebanyakan kasus, penurunan berat badan dan penggunaan mesin Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) dapat membantu mengatasi masalah sleep apnea.

Baca juga: Bisakah Sleep Apnea Menyebabkan Kematian?

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.