Kompas.com - 14/12/2021, 08:24 WIB

KOMPAS.com - Keberhasilan menurunkan berat badan yang sudah dicapai terkadang membuat kita terlena, dan lalu lupa untuk memertahankan berat badan yang sehat.

Akibatnya, berat badan yang tadinya sudah berhasil dikurangi, kembali bertambah dan tubuh kembali membesar.

Kondisi itulah yang terjadi pada Shannon Newhouse, wanita asal Mechanicville, New York, Amerika Serikat.

Sekitar 10 tahun yang lalu, Newhouse berhasil menurunkan berat badan sebesar 85 kilogram.

Baca juga: 5 Racikan Overnight Oatmeal Terbaik untuk Turunkan Berat Badan

Namun berat badannya kembali naik, sebelum akhirnya dia bisa mengurangi lagi hingga 68 kilogram.

Kepada Fox News, Newhouse mengaku kurang aktif berolahraga. Di usia awal 20-an, berat badannya mencapai lebih dari 136 kilogram.

Saat itu, dia merasa gelisah dengan berat badan dan kondisi kesehatannya, sehingga dia bergabung dengan Weight Watchers dan mulai aktif berolahraga di gym.

Upaya penurunan berat badannya selama dua tahun membuahkan hasil. Newhouse berhasil menurunkan berat badan sekitar 85 kilogram.

Pencapaiannya bahkan sempat ditampilkan di salah satu edisi majalah People.

Berat badan naik lagi

Shannon Newhouse Courtesy of Shannon Newhouse Shannon Newhouse
Hanya saja, wanita ini cuma berhasil menjaga berat badannya selama beberapa tahun.

Sebab, pada akhir 2014 hingga awal 2015, berat badannya kembali naik, dan dia berhenti mendatangi pusat kebugaran.

Baca juga: Alternatif Turunkan Berat Badan, Tak Melulu soal Diet dan Olahraga

"Saya terjebak dalam kehidupan," kata Newhouse, yang kini berusia 35 tahun.

"Berat badan saya naik lagi, dan saya mulai merasa bersalah tentang diri saya," kenang dia.

Pada 2020, hampir seluruh berat badan yang sudah berhasil diturunkan dulu kembali lagi.

"Saya tidak senang dengan kenaikan berat badan ini," sebut Newhouse.

"Saya merasa seperti baru saja mengecewakan begitu banyak orang dan juga diri saya."

Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak tahun lalu merupakan titik balik bagi Newhouse.

 

Bangkit lagi

Shannon NewhouseCourtesy of Shannon Newhouse Shannon Newhouse
Pada Juni 2020, Newhouse memutuskan untuk mengubah gaya hidupnya.

Baca juga: Cara Yoga Membantu Menurunkan Berat Badan, Selain Bakar Kalori

"Saya harus bekerja dari rumah selama beberapa bulan dan saya mengatakan, 'tidak ada perhatian pada saya sekarang dengan orang-orang di tempat kerja dan keluarga saya'."

"Mengapa saya tidak melakukan itu (menurunkan berat badan) lagi? Saya perlu memulai proses ini lagi," ungkap Newhouse.

Newhouse lantas membeli timbangan dan menimbang berat badannya untuk pertama kali sejak tahun 2015. Hasilnya, berat badannya sudah mencapai 144 kilogram.

Ia kembali bergabung dengan Weight Watchers dan mulai berjalan kaki selama satu jam di waktu istirahat makan siang.

Dari berjalan kaki, ia mengubah aktivitas itu menjadi jogging.

Menurut Newhouse, istirahat makan siang adalah waktu yang tepat untuk berolahraga.

Pasalnya, dia tidak perlu bangun pagi sebelum bekerja, atau melewatkan waktu bersama keluarga usai bekerja.

"Berat badan saya mulai turun lagi," cetus Newhouse.

Baca juga: Khawatir Tak Laku, Rebel Wilson Sempat Dilarang Turunkan Berat Badan

Ketika dia kembali bekerja di kantor beberapa bulan kemudian, Newhouse mengaku sudah mengurangi berat badan sekitar 18 kilogram.

Berbeda dari upaya Newhouse dalam menurunkan berat badan sebelumnya, ia menyebut fokus utamanya saat ini bukanlah penampilan, tapi menjaga kesehatan dan mengubah gaya hidup.

"Kali ini, saya 10 tahun lebih tua, jadi secara mental, saya baru saja tumbuh," tutur dia.

Berat badannya juga tidak turun drastis seperti sebelumnya. Saat ini, dia memiliki berat badan sekitar 76 kilogram.

Di samping itu, Newhouse pun merasa lebih baik daripada 10 tahun lalu. "Itu tidak bisa dipertahankan. Saya terlalu merasa gila," ujar dia.

Kali ini, dia mengaku lebih baik secara mental dan tidak menyalahkan kondisi di mana dia makan terlalu banyak atau melewatkan olahraga.

Baca juga: Berapa Berat Badan yang Dapat Diturunkan dalam Sebulan?

Lebih lanjut Newhouse mengaku tidak memaksakan diri untuk berolahraga, meskipun kini ia lebih menikmati berolahraga.

Awalnya, dia mengurangi asupan minuman beralkohol. Tetapi sekarang dia meminum 1-2 gelas wine beberapa kali seminggu.

Tidak ada makanan tertentu yang dihindari. Sebaliknya, dia mengukur apa yang dia makan dan memerhatikan karbohidrat dan kalori.

Ia menyarankan setiap orang yang ingin menetapkan tujuan lebih sehat dengan membuat tujuan dari minggu ke minggu.

"Buatlah tujuan-tujuan kecil," ucap Newhouse.

Baca juga: Orangtua, Fokuslah pada Kesehatan Anak Remajanya, Bukan Berat Badan

"Katakan pada diri kita bahwa kita akan makan sehat dan berolahraga dan pertahankan itu."

"Jika kita mengacaukan tujuan, jangan membuang tujuan itu. Bangkitlah dan move on dari kebiasaan makan yang buruk," tambah dia.

"Pikirkan di mana kita akan berada jika kita bertahan dan bayangkan diri kita pada tahun 2023 jika kita menyelesaikan tujuan kesehatan pada tahun 2022," cetus dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Fox News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.