Kompas.com - 14/05/2022, 07:30 WIB

Walau anak dapat dikontrol, sayangnya anak akan sulit menerima lingkungan sosial dan menderita gangguan mental saat tumbuh.

Ia mencatat bahwa kombinasi pola pengasuhan ini dengan rendahnya kehangatan emosional dan tingginya tuntutan dapat terasa sangat ketat dan dingin.

“Hal itu disebabkan tuntutan tinggi tanpa iklim emosional yang hangat menciptakan kontrol perilaku dan juga kontrol psikologis," ujar Oriard.

Ia menyampaikan, kontrol psikologis jauh lebih keras dan menggunakan rasa malu dan rasa bersalah untuk memanipulasi anak.

3. Authoritative

Berbeda 180 derajat dengan authoritarian, pola pengasuhan authoritative justru lebih bersahabat bagi perkembangan anak.

Bagaimana tidak, si buah hati akan dihormati, didengarkan, dan diberi pilihan dengan kewibawaan orangtuanya.

Orangtua authoritative menetapkan harapan yang jelas dan memberikan struktur dan rutinitas tetapi tetap fleksibel,” jelas Robertson.

Jadi, tidak mengherankan bila pola pengasuhan satu ini adalah yang paling bermanfaat bagi perkembangan anak.

Baca juga: Pentingnya Orangtua Memahami dan Berempati daripada Menceramahi Anak

Di sisi lain, orangtua turut menciptakan iklim emosional yang hangat ditambah dengan tuntutan dan kontrol yang masuk akal.

Orangtua juga bisa merasakan manfaat positif karena dipandang sebagai sosok yang suportif dan perhatian oleh anaknya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Huffpost
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.