Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - Diperbarui 23/12/2023, 07:16 WIB
Dinno Baskoro,
Sekar Langit Nariswari

Tim Redaksi

Sumber Alodokter

KOMPAS.com - Gejala yang muncul akibat masuk angin dan asam lambung naik seringkali disamakan.

Padahal keduanya jelas berbeda, terutama ketika keluhan yang muncul adalah perut kembung.

Dengan memahami perbedaan yang mendasarinya, maka kita bisa mengatasinya agar gejala tersebut bisa mereda dan tidak kambuh lagi.

Baca juga: Cara Mengobati Masuk Angin agar Cepat Sembuh 

Membedakan gejala perut kembung akibat masuk angin dan asam lambung naik

Ilustrasi masuk anginUnsplash Ilustrasi masuk angin

Gejala perut kembung yang diakibatkan oleh masuk angin atau asam lambung naik memang sangat tipis perbedaannya.

Untuk memastikannya, dr. Amadeo Drian Basfiansa dari Alodokter mengatakan bahwa penyakit tersebut akan lebih mudah dibedakan ketika melihat gejala lain yang turut dirasakan. 

Pada penyakit asam lambung, gejala lain yang kerap ditemui adalah:

  • Sensasi panas di dada atau heartburn
  • Lidah terasa asam
  • Nyeri hingga ke punggung
  • Mual
  • Muntah
  • Sesak napas

Kondisi tersebut biasanya diakibatkan oleh produksi asam lambung berlebihan yang mungkin naik ke area kerongkongan.

Baca juga: Gejala Masuk Angin Bikin Perut Kembung, Ini 5 Cara Mengatasinya 

Selain sakit perut, ada berbagai bahaya logam berat untuk tubuh.Shutterstock/Prostock-studio Selain sakit perut, ada berbagai bahaya logam berat untuk tubuh.

Sementara perut kembung yang diakibatkan oleh masuk angin biasanya dibarengi dengan keluhan seperti:

  • Meriang
  • Sakit perut
  • Sering buang angin
  • Diare
  • Pegal-pegal
  • Nyeri otot
  • Mudah lelah
  • Mudah kedinginan
  • Sakit kepala

Ketika mengalami gejala perut kembung, namun merasa bingung penyebabnya, maka kita dapat membedakannya melalui gejala yang telah disebutkan ini.

Tetapi secara umum untuk mengatasi perut kembung dalam situasi apapun, dokter Amadeo menyarankan langkah-langkah berikut untuk membantu meredakan gejala yang dirasakan.

Seperti mengompres perut dengan handuk hangat, hindari merokok, konsumsi probiotik, hindari makanan bergas seperti kubis atau kacang-kacangan, mengurangi minum soda dan jangan makan terlalu cepat.

Di samping itu, mengonsumsi air rebusan jahe juga dapat membantu memberikan kenyamanan dan mengurangi gejala yang dialami.

Baca juga: Apa Itu Masuk Angin? Kenali Gejala, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Alodokter
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com