Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/04/2023, 09:00 WIB
Anya Dellanita,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

"Perubahan pola buang air besar ini yang kadang-kadang terjadi sebelum ada gejala-gejala lain," ujar Aru.

Aru menambahkan, feses berdarah pun kerap disangka sebagai ambeien.

Padahal menurutnya, meski 80 persen feses berdarah memang disebabkan oleh ambeien, masih ada peluang terkena penyakit lain dalam 20 persen sisanya, yang harus ditelusuri lebih lanjut.

Oleh sebab itu, Aru menegaskan pentingnya deteksi dini dengan tes kesehatan secara berkal, seperti dengan pengecekan darah pada feses.

Baca juga: 5 Makanan untuk Cegah Kanker Usus Besar

Sayangnya hingga saat ini, masih banyak masyarakat yang enggan melakukannya lantaran merasa jijik.

“Padahal, cek feses bisa memberikan indikasi awal kanker usus besar sehingga pengobatan dan pemulihan dapat dilakukan secara optima,” ujar Aru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com