Cerita Nugie Pilih Sepeda untuk Alat Transportasi Sehari-hari

Kompas.com - 20/08/2019, 14:35 WIB
Musisi dan aktor, Nugie, ketika ditemui pada konferensi pers kampanye 10.000 Bamboo Straws for 10.000 Trees oleh Boga Group di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2019). KOMPAS.com/Nabilla TashandraMusisi dan aktor, Nugie, ketika ditemui pada konferensi pers kampanye 10.000 Bamboo Straws for 10.000 Trees oleh Boga Group di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gaya hidup "hijau" alias green living dengan tidak membawa kendaraan ketika beraktivitas sehari-hari sudah dijalani Nugie sejak 2009.

Awal mula musisi dengan nama lengkap Agustinus Gusti Nugroho itu beraktivitas dengan sepeda, sebetulnya diawali oleh sakit karena stres.

Adik dari penyanyi Katon Bagaskara itu juga sempat pergi ke dokter dan dirinya dinyatakan stres berat.

Sebelum jatuh sakit, Nugie ternyata sempat menghabiskan waktu tiga jam untuk berkendara dari Senayan ke rumahnya di Bintaro.

"Stresnya minta ampun, kayak orang kena asam urat padahal enggak apa-apa," kata Nugie saat ditemui di Plaza Indonesia beberapa waktu lalu.

Baca juga: Cara Nugie Ajari Anak Sejak Kecil Tak Pakai Sedotan Plastik

Setelah itu ia memutuskan untuk menjual mobil pribadinya dan bersepeda untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Perubahan gaya hidupnya itu bukan tanpa tantangan. Pada awalnya Nugie menggunakan sepeda MTB dan sering mendapatkan hambatan, seperti sulit parkir atau dilarang masuk ke dalam mall.

Akhirnya, sejak 2011 ia menggunakan sepeda lipat. Kini, ia memiliki beberapa sepeda lipat untuk menunjang kebutuhannya, seperti sepeda 18 inch dan speed.

Pergi manggung pun ditempuhnya menggunakan sepeda.

"Dua tahun lalu saya manggung tahun baruan di MKG naik sepeda. Berikutnya tahun baru di Ancol saya naik sepeda dari Bintaro kira-kira 24 km."

"Dan itu enggak berat, ternyata. Toh waktunya bukan waktu pejabat," kata pelantun Burung Gereja itu.

Baca juga: Gaya Hidup Digital yang Kian Erat dengan Keseharian

Meski pergi naik sepeda, rupanya ia tetap sering lebih cepat tiba daripada rekan-rekannya yang lain. Padahal, kecepatannya mengayuh sepeda hanya berkisar 20 hingga 25 km/jam.

"Tetap lebih cepat daripada teman-teman yang lain karena mereka pakai mobil. Padahal gue udah santai banget, enggak ngebut," ujarnya.

Lebih jauh, gaya hidup hijau baginya bisa menghemat pengeluaran jauh lebih banyak. Dengan bersepeda, ia tak perlu mengeluarkan biaya STNK, parkir, tol, dan pengeluaran lainnya yang sangat signifikan.

Begitu pula dengan gaya hidup hijau lainnya, seperti membawa botol minum dan kantong belanja sendiri.

"Lifestyle itulah yang membuat saya berpikir, ini benar-benar bermanfaat. Bukan cuma sekadar slogan atau kampanye," tuturnya.

Baca juga: Mulai Berhemat, Tinggalkan Gaya Hidup Ini


Ajak anak bonceng tiga

Kebiasaan beraktivitas menggunakan sepeda ternyata menular pada dua anak Nugie. Bahkan kini putra pertamanya, Maximillianus Arkazora Nugroho, sudah mulai bersepeda di sekitar rumah.

Nugie juga kerap berboncengan bersama kedua anaknya untuk pergi main ke pusat perbelanjaan sekitar rumah yang berjarak tak lebih dari 5 km.

"Yang cowok di boncengan belakang, yang cewek di batangan depan, saya di tengah. Kalau orang-orang Bintaro sih sudah sering lihat kali ya. (Mungkin mereka berpikir) Bapaknya pasti gila, nih," katanya

Personal The Dance Company itu menyadari, bonceng tiga dengan anak-anaknya memang agak berbahaya.

Baca juga: Komunitas Zero Waste Nusantara, Berbagi Gaya Hidup Minim Sampah

Namun, aktivitas itu dilakukannya untuk memperkenalkan kepada anak-anaknya, bahwa untuk mencapai tujuan dengan jarak-jarak tertentu bisa ditempuh menggunakan sepeda.

Apalagi, dengan bersepeda mereka juga mendapatkan pengalaman-pengalaman berbeda daripada ketika pergi naik mobil. Misalnya, melihat ayam atau bebek yang berjalan di pinggir jalan ketika mereka melewati jalan perkampungan.

"Itu hal kecil yang saya kenalkan ke anak dari kecil dan mereka happy sekali," tutur Nugie.

Baca juga: Belajar Gaya Hidup Sehat dari Anak-anak Jepang

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X