Cerita Pandji Pragiwaksono Turun 13 Kg dengan Plant-Based Diet

Kompas.com - 25/06/2020, 20:48 WIB
Perubahan tubuh stand up comedian Pandji Pragiwaksono sebelum dan sesudah menjalani plant-based diet. Instagram Pandji PragiwaksonoPerubahan tubuh stand up comedian Pandji Pragiwaksono sebelum dan sesudah menjalani plant-based diet.

KOMPAS.com - Selama di rumah saja, beberapa orang mencoba menjalani hidup lebih sehat demi menjadi bugar dan fit.

Hal serupa dilakukan oleh stand up comedian yang juga artis peran Pandji Pragiwaksono. Pemain film Comic 8 itu bahkan mengalami penurunan berat badan hingga 13 kg.

Pandji mengaku bahwa hal itu terjadi karena ia menjalani diet plant based yakni diet yang membuat pelakunya hanya mengonsumsi makanan yang berasal dari tanaman seperti sayuran dan juga buah-buahan.

Baca juga: Alasan Pandji Pragiwaksono Jalani Plant Based Diet di Usia 40

Awalnya, Pandji tak merasa harus mengubah gaya hidupnya hingga diriya sempat tak sadarkan diri saat berlibur bersama keluarganya di Bali.

Saat itu, Pandji yang baru saja berjalan di pinggir pantai itu tiba-tiba mendapati pandangannya gelap hingga tak sadarkan diri.

Setelah siuman dari pingsan, Pandji menjalani perawatan di rumah sakit.

Kejadian itu membuat Pandji lantas bertekad untuk mengubah gaya hidupnya menjadi lebih sehat.

Ayah dua anak ini mengenal diet plant based ini dari sebuah film dokumenter berjudul The Game Changer, yang mengkisahkan tentang mereka yang menjalani diet plant based. Panji memulai hidup sehat dan diet ini tepatnya pada Oktober 2019.

“Makannya saya punya pola pikir dimana setiap individunya punya perjalanan untuk menemukan apa yang tepat untuk dirinya,” ujar Pandji kepada Kompas.com dalam sebuah wawancara.

Baca juga: Turun Berat Badan hingga 20 Kg, Pria Ini Berbagi Tips Jalani Diet Keto

Namun, Pandji tak ingin mengekang dirinya karena menjalani diet ini. Komedian tunggal yang sedang mempersiapkan #Komoidoumenoi World Tour ini mengatakan bahwa ia menjalani diet ini dengan santai.

“Saya maunya itu menjalaninya yang mudah saya pahami dan yang enggak rumit, karena yang rumit bikin saya susah disiplin,” ujar Pandji.

Yang artinya, ia menjalaninya dengan mengalir tanpa harus memilih-milih makanan tertentu, hanya saja ia tak makan daging atau makanan dari hewan lainnya.

Pandji mengarisbawahi, plant based ini ia jalani untuk kebugaran tubuh.

“Biasanya kalau habis main bola dan main basket, habisnya langsung sakit. Setelah plant based, gue lari habis itu enggak ada sakit-sakit,” ujarnya.

Baca juga: Alasan Mark Wahlberg Mulai Jalani Diet Plant Based

Berhasil turun berat badan hinggga 13 kg

Saat mulai PSBB karena pandemi virus corona, Pandji mulai mengukur berat badannya dimulai dari 93 kg hingga di akhir bulan Ramadhan, berat badannya turun hingga 4 kg menjadi 89 kg.

Berat badan Pandji turun hingga 80 kg. Sayangnya, hal ini membuat badannya merasa lemas.

Ia menduga bahwa perasaan lemas ini terjadi bukan karena diet yang ia jalani, melainkan karena latihan yang diforsir dan membuat tubuhnya kelelahan.

“Jadi saya prediksi, ini karena saya over train, karena saya turunin dengan lari. Jadi pas sudah sampai 80 kg itu saya diminta berhenti lari,” ujarnya.

“Kalau mau olahraga saya disarankan dengan jalan tapi durasinya panjang,” imbuhnya.

Kini Pandji kembali menaikkan berat badannya dan memutuskan untuk tak melakukan program penurunan berat badan dengan ekstrim.

“Sekarang saya ada di 92-93 kg, sekarang tujuannya mau cari pasnya dimana, kalau di badan pengin turun ke 80, tapi saya enggak pengin ngotot,” ungkapnya.


Baca juga: 16 Sumber Protein untuk Mereka yang Menjalani Diet Vegetarian

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X