Kondisi yang Berbahaya untuk Melakukan Diet Puasa

Kompas.com - 14/10/2020, 14:36 WIB
Ilustrasi diet SHUTTERSTOCK/YURIY MAKSYMIVIlustrasi diet

KOMPAS.com - Diet intermittent fasting atau diet puasa belakangan tengah digandrungi masyarakat. Salah satu alasannya karena diet ini bisa menurunkan berat badan dalam waktu singkat tanpa "tersiksa".

Ada tiga metode yang dikenal dalam diet puasa. Pertama, 5 : 2 yaitu makan normal selama lima hari dan dua hari kemudian puasa dengan mengonsumsi makanan hanya 500-600 kalori.

Metode kedua adalah puasa 24 jam tanpa mengonsumsi apapun. Dalam satu minggu, metode ini biasanya dilakukan satu sampai tiga kali.

Metode ketiga adalah time restricted atau jendela makan. Dengan metode ini, seseorang hanya makan 8-12 jam saja.

Dijelaskan oleh dokter spesialis gizi klinis, Juwalita Surapsari, dasar pemikiran pola diet ini adalah membakar lemak lebih banyak ketika puasa.

"Diet ini boleh dilakukan tapi dalam jangka pendek. Kalau jangka panjang sulit," kata Juwalita dalam suatu acara diskusi bertajuk Weight Loss Diet: Mana yang Terbaik? yang diadakan secara virtual, Rabu (14/10/2020).

Baca juga: Fakta soal Diet Puasa yang Mujarab Turunkan Berat Badan

Efek jangka panjang

Menurut Juwalita, efek jangka panjang dari diet puasa belum diketahui secara pasti. Sebab penelitian yang dilakukan pun masih jangka pendek, maksimal dua tahun.

Kendati demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan diet puasa.

Diet ini tidak diperbolehkan untuk mereka yang memiliki diabetes karena memiliki risiko hipoglikemia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X