Kompas.com - 01/03/2021, 15:08 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Interleukin-6 adalah protein darah yang dapat mengurangi efektivitas kemoterapi.

6. Kesepian berdampak buruk bagi kesehatan

Memiliki teman dekat juga membuat kita tidak merasa kesepian. Efek kesepian sebanding dengan obesitas, sesuatu yang dianggap masalah kesehatan serius di tengah masyarakat.

Julianne Holt-Lunstad, profesor psikologi di Brigham Young University menganalisis data dari hampir 150 studi tentang hubungan sosial dan kematian untuk makalah yang diterbitkan di PLOS Medicine.

Holt-Lunstad menemukan statistik yang mengejutkan. Lingkaran sosial yang lemah dapat memengaruhi umur seseorang, sama seperti merokok sebungkus rokok sehari.

Baca juga: 5 Mitos tentang Kesepian yang Mungkin Belum Kamu Diketahui

7. Teman dekat berbagi DNA

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mungkin kita menganggap teman terbaik layaknya saudara laki-laki atau perempuan kita.

Nah, sebuah penelitian terbaru mengungkap, teman dekat berbagi sekitar satu persen DNA mereka.

Para peneliti dari Yale University dan University of California San Diego menganalisis data dari hampir 2.000 orang dan menemukan, unsur kimiawi yang menyatukan teman bisa berasal dari DNA yang sama.

8. Bayi dapat memahami persahabatan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.