Kompas.com - 06/10/2021, 19:16 WIB
|
Editor Wisnubrata

Jika kita sedang melewati proses pemulihan pasca cedera, atau ingin menambah latihan intensitas rendah dalam rutinitas berolahraga, bersepeda bisa menjadi solusi yang cocok.

Namun bagi yang memiliki riwayat cedera atau nyeri, konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu untuk memastikan bersepeda termasuk aktivitas yang aman.

Baca juga: Cara Bersepeda untuk Mengecilkan Perut Sekaligus Membakar Lemak

Penguatan tubuh bagian bawah

Otot bokong, paha depan, paha belakang, dan betis akan aktif saat kita menggowes sepeda.

Menurut temuan tahun 2015, bersepeda dapat membangun otot dan kekuatan, meski tidak seefektif latihan ketahanan (resistance training).

Penguatan otot inti

"Pahlawan bersepeda adalah otot punggung dan inti," kata Qayed.

Ia menjelaskan, bentuk tubuh yang tepat saat bersepeda melibatkan otot-otot di batang tubuh, sehingga kita tidak membungkuk.

Memperbaiki postur

Qayed mengatakan, bersepeda dapat memperbaiki postur tubuh selama kita mempraktikkan bentuk tubuh yang baik (duduk tegak dengan tulang belakang netral, dan menarik bahu ke arah bawah dan ke belakang).

Halaman:
Sumber SELF


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.