Kompas.com - 02/05/2022, 21:17 WIB
|
Editor Wisnubrata

Dokter Panelli mengatakan bahwa orang-orang umumnya tidak menyadarinya sampai setelah trimester pertama, tetapi garis ini biasanya muncul pada kehamilan selama trimester kedua.

Baca juga: 10 Penampilan Terbaik Rihanna saat Hamil, Mana Favoritmu?

Penyebabnya

Seperti kehamilan pada umumnya, hiperpigmentasi diperkirakan terjadi akibat peningkatan kadar estrogen — hormon perangsang melanosit — yang merupakan kelompok hormon peptida.

Menurut Dr Aagaard, hormon ini diproduksi oleh kulit, kelenjar hipofisis dan hipotalamus yang melindungi terhadap radiasi UV dan progesteron.

Di samping itu, Dr Panelli mencatat hiperpigmentasi selama kehamilan juga dapat terjadi pada wajah yang muncul sebagai melasma.

Dalam sebagian besar kasus, linea nigra akan mengalami regresi setelah wanita melahirkan, tetapi bisa memakan waktu beberapa bulan.

Cara untuk menutupinya

Garis gelap biasanya memudar dengan sendirinya dan sangat normal, jadi para ahli pun mengatakan tidak perlu menyembunyikannya.

"Kami biasanya mencoba meyakinkan klien bahwa ini adalah proses normal dalam kehamilan," kata Dr Panelli.

Kami akan merekomendasikan klien untuk berbicara dengan dokter jika mereka khawatir tentang hal itu karena kadang-kadang ada ruam atau kondisi lain yang dapat memengaruhi kulit selama kehamilan yang mungkin memerlukan terapi khusus," jelas dia.

Jika kita benar-benar merasa kurang percaya diri tentang hal itu, maka kita dapat menyamarkannya dengan riasan atau menghindari paparan sinar matahari yang dapat meningkatkan hiperpigmentasi.

Sementara itu, dokter ob-gyn di The Ohio State University Wexner Medical Center, Dr Jonathan Schaffir, mengatakan bahwa linea nigra tidak berbahaya dan tidak memerlukan perawatan atau penutup, tetapi cenderung menjadi lebih gelap dengan meningkatnya di bawah paparan sinar matahari.

Untuk wanita yang ingin meminimalkan ini dan penggelapan kulit lainnya, disarankan untuk menghindari sinar matahari atau menggunakan banyak tabir surya.

Dokter Aagaard juga menjelaskan bahwa hiperpigmentasi lain yang umum terjadi pada kehamilan bisa ditutupi dengan kemeja berwarna terang, tabir surya atau tetap berada di tempat teduh untuk membatasi penggelapan lebih lanjut.

Baca juga: Rihanna Pamer Penampilannya Jelang Melahirkan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Yahoo
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.