Kompas.com - 29/06/2022, 10:00 WIB

KOMPAS.com - Sebagian orang memilih untuk mengganti kacamata mereka dengan lensa kontak atau softlens demi alasan kepraktisan atau pun gaya. 

Nah, meskipun softlens merupakan alternatif yang baik untuk menggantikan kacamata, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh penggunanya agar mata (dan penglihatan) tetap sehat.

Seorang ahli optometri di The Eye Center di Pembroke Pines, Florida, Dr Gabriela Olivares memberikan penjelasan seputar perawatan softlens.

Selain itu, dia pun membagikan beberapa hal yang perlu dilakukan agar kesehatan mata tetap terjaga.

Baca juga: Inovasi Teknologi yang Bikin Softlens Makin Nyaman Dipakai

Setidaknya ada tujuh hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan mata bagi para pengguna softlens.

1. Sering-seringlah mencuci tangan

Selain untuk menghindari infeksi Covid-19 yang sedang menjangkiti dunia, mencuci tangan juga merupakan rutinitas yang sangat penting, terutama sesaat sebelum memegang softlens.

"Ini akan membantu menjaga softlens bebas dari partikel yang tidak diinginkan seperti minyak kulit, debu, dan bakteri berbahaya," kata Dr Olivares.

"Disarankan agar kita mencuci tangan dengan hati-hati dan menyeluruh dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik."

"Setelah itu keringkan tangan dengan handuk kertas yang tidak digunakan setiap kali kita memasukkan dan melepas softlens," jelas dia.

2. Gunakan larutan segar setiap hari

Menurut Dr Olivares, kita tidak boleh menggunakan kembali larutan softlens yang sudah digunakan. Jadi, gunakanlah larutan segar setiap malam.

"Dan meskipun mungkin tergoda untuk mencuci mata dengan larutan itu, ketahuilah bahwa penggunaan utamanya hanya untuk membersihkan softlens dan tidak boleh digunakan pada mata," terangnya.

"Di samping itu, buang softlens sekali pakai setiap malam atau secara teratur mendisinfeksi softlens setiap bulan sesuai dengan instruksi dari dokter mata," saran dia.

3. Istirahatkan mata di malam hari

Kecuali jika kita memakai softlens yang dirancang khusus untuk dipakai semalaman, Dr Olivares mengatakan kita harus mengeluarkan softlens dan merendamnya di malam hari.

Langkah ini dilakukan agar softlens benar-benar dibersihkan dan didesinfeksi.

Baca juga: Akui Dulu Tomboi, Amanda Manopo: Dulu Dipasangi Softlens, Lepasnya Enggak Bisa

"Rutinitas pagi untuk penggunanya harus mencakup larutan bilas sebelum memasangnya kembali," ungkap dia.

4. Tidak menyentuh softlens dengan kuku

Dokter Olivares juga menegaskan agar kita hanya menyentuh softlens dengan ujung jari.

Sebab, kuku kita dapat dengan mudah mengoyak bahan lensa yang halus. Dan bila kuku kotor, itu juga bisa menodai softlens dengan bakteri.

5. Hindari asap dan produk kecantikan

Paling tidak, kita harus memilih untuk menggunakan kacamata jika berada di sekitar asap berbahaya atau beracun.

"Misalnya, kenakan kacamata saat mewarnai rambut atau membersihkan oven," kata Dr Olivares.

Baca juga: Bahaya Pakai Softlens Saat Tidur, Infeksi Mata hingga Kebutaan

"Selain itu, jauhkan kontak dari sabun, losion, kosmetik, parfum, dan produk sejenis lainnya," sambung dia.

6. Memeriksa obat-obatan

Biasanya, obat-obatan tidak akan mengganggu kemampuan kita untuk memakai softlens.

Namun, beberapa obat-obatan tertentu dapat menyebabkan beberapa gejala yang kurang menyenangkan saat kita memakai softlens.

"Obat-obatan itu, misalnya, kontrasepsi, antihistamin, dan beberapa obat hipertensi yang dapat menyebabkan mata kering, iritasi mata, penglihatan kabur, hingga intoleransi terhadap softlens," kata Dr Olivares.

"Untuk pasien ini, pelumasan mata dan pilihan softlens sekali pakai setiap hari adalah yang terbaik," tutur dia.

Baca juga: Mengenal Ulkus Kornea, Infeksi Mata yang Disebabkan Bakteri pada Softlens

7. Berkonsultasi dengan dokter

Penting untuk diketahui, kita harus berkonsultasi dengan dokter mata setiap tahun untuk pemeriksaan mata guna memahami mata dan kesehatan secara keseluruhan. 

"Namun, jika kita merasakan ketidaknyamanan mata atau memiliki penglihatan kabur maupun masalah lain setelah memakai softlens, lepaskan dan kunjungi dokter mata yang dapat mendiagnosis masalah ini dengan baik," imbuh Dr Olivares.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.