Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/09/2023, 06:00 WIB
Putri Aulia,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Asam lambung tinggi adalah salah satu masalah yang paling sering dihadapi orang dalam kehidupan sehari-hari.

Seseorang dengan asam lambung tinggi dapat mengalami gejala yang tidak nyaman seperti mual, mulas, dan gangguan pencernaan.

Dengan kata lain, ketika asam lambung berlebihan, asam lambung akan merusak lapisan lambung dan kerongkongan yang halus.

Produksi asam yang berlebihan dapat menyebabkan terbentuknya tukak lambung yang bisa menyakitkan dan mungkin memerlukan intervensi medis.

Cermati tanda-tanda dan gejala yang menyertainya, dan jangan diabaikan demi penanganan yang lebih awal.

Baca juga: 4 Kebiasaan Makan yang Menyebabkan Asam Lambung Naik

Gejala asam lambung tinggi

  • Mulas

Ketidakseimbangan produksi asam lambung atau sekresi asam yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai gejala.

Salah satu gejala asam lambung tinggi yang paling umum adalah mulas.

Ini adalah sensasi terbakar yang dimulai di dada dan bergerak naik ke tenggorokan dan disebabkan oleh refluks asam di kerongkongan.

  • Mual

Pernah merasa mual setelah makan? Ini merupakan gejala umum dari asam lambung yang tinggi.

Mual yang disebabkan oleh asam lambung tinggi berkisar dari yang ringan sampai yang berat.

  • Kembung

Jika kamu sering merasa kembung atau tidak nyaman setelah makan, bisa jadi kita menderita asam lambung tinggi.

Kembung adalah gejala lain dari peningkatan asam lambung dan ini dapat menyebabkan rasa kenyang dan tidak nyaman setelah makan.

  • Gejala lainnya

Selain gejala-gejala umum tersebut, asam lambung tinggi juga dapat menyebabkan muntah, gangguan pencernaan, dan sakit perut.

Hal ini juga dapat menyebabkan perubahan nafsu makan, seperti penurunan nafsu makan atau peningkatan keinginan untuk makan.

Baca juga: Waspada, Ini 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Memicu Asam Lambung Naik

Cara mencegah produksi asam lambung yang tinggi

Asam lambung yang tinggi dapat disebabkan oleh berbagai hal yang berbeda dan dapat diobati dengan obat-obatan atau perubahan gaya hidup.

Dalam beberapa kasus, perubahan gaya hidup mungkin cukup untuk mengurangi kadar asam lambung dan meringankan gejalanya.

Berikut adalah beberapa perubahan yang harus kita lakukan dalam hidup jika kita menderita asam lambung:

  • Jaga berat badan karena orang yang obesitas atau kelebihan berat badan lebih mungkin menderita asam lambung.
  • Cobalah untuk menghindari makan makanan pedas karena dapat memperparah gejalanya.
  • Tinggikan kepala sekitar 30 derajat untuk melawan gejala asam lambung.
  • Jangan makan berlebihan karena dapat memperburuk kondisi.
  • Makanlah dalam porsi yang lebih kecil. Misalnya, jika makan tiga kali sehari, bagilah menjadi 5-6 kali makan kecil.
  • Minum obat secara berkala untuk menjaga kesehatan pencernaan.
  • Jangan stres karena masalah ini karena dapat memperburuk keadaan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com