Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Latihan Fisik di Rumah untuk Menurunkan Berat Badan

Kompas.com - 20/11/2023, 18:59 WIB
Dinno Baskoro,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

Sumber Pharmeasy

KOMPAS.com - Latihan fisik secara rutin dapat membantu menurunkan berat badan dengan lebih mudah dan efektif.

Latihan fisik ini pun tak hanya bisa dilakukan di pusat kebugaran, tapi juga di rumah.

Ada beberapa jenis olahraga yang dapat kita coba untuk mendorong penurunan berat badan yang lebih optimal. Apa saja bentuk latihannya?

Baca juga: 20 Kata-kata Motivasi Bangkitkan Semangat Saat Menurunkan Berat Badan 

Latihan fisik di rumah untuk menurunkan berat badan

Berikut sejumlah rekomendasi latihan fisik untuk menurunkan berat badan, sekaligus menunjang kebugaran tubuh yang bisa dilakukan di rumah.

1. Jalan kaki

Jalan kaki dianggap sebagai salah satu latihan aerobik dan mampu menurunkan berat badan secara optimal.

Namun, kecepatan saat berjalan adalah kuncinya.

Menurut banyak penelitian, seseorang dengan berat badan 70 kilogram dapat membakar kalori sebanyak 167 kkal setiap 30 menit ketika jalan kaki dengan kecepatan 6,4 km per jam.

Pada latihan ini, lemak tubuh juga dapat berkurang sebanyak 1,5 persen dan lingkar pinggang berkurang 2,8 cm jika rutin berjalan kaki selama 50-70 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu.

2. Jogging dan lari

Perbedaan antara lari dan jogging dapat dilihat dari kecepatannya.

Jogging melibatkan kecepatan berlari yang lebih santai antara 6-9 km per jam, sedangkan lari dikategorikan ketika kecepatannya 10 km per jam.

Latihan ini melibatkan penguatan otot kaki dan sangat efektif dalam menghilangkan lemak perut, sekaligus membantu penurunan berat badan dengan cepat.

Tak cuma itu, keduanya juga membantu membakar kalori sekitar 372 kalori (berlari) dan 298 kalori (jogging) kalori per 30 menit.

Saat jogging atau lari, kita juga bisa menerapkan pola latihan berulang agar hasilnya lebih efektif, berikut pola latihannya di rumah;

  • Cara pertama yang dapat dilakukan adalah melakukan jogging selama 15 menit.
  • Dengan peningkatan kecepatan yang konstan, kita dapat berlari selama 15 menit setelah jogging.
  • Setelah itu, kurangi kecepatan dan kembali jogging selama 10 menit.
  • Istirahatkan dan rilekskan tubuh untuk memperlambat langkah dan mulai berjalan selama 5 menit.

3. Lompat tali

Latihan lompat tali memberikan manfaat dalam membantu meningkatkan kekuatan otot, metabolisme dan membakar lebih banyak kalori dalam waktu singkat.

Latihan ini juga mampu menjaga kesehatan jantung serta paru-paru.

Pola latihan di rumah yang bisa diterapkan adalah memilih permukaan atau lantai yang mendatar.

  • Berdiri dengan punggung lurus, pastikan kaki menyatu dan di posisi lurus.
  • Menjaga posisi tangan tetap lurus mengarah ke bawah di dekat paha.
  • Siapkan alat skipping, lakukan latihan lompat tali dengan lompatan dan kecepatan yang konstan.

Baca juga: 7 Cara Shaquille ONeal Menurunkan Berat Badan Lebih dari 18 Kilogram 

Halaman:
Sumber Pharmeasy


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com