Kompas.com - 11/01/2021, 18:25 WIB

KOMPAS.com— Masa kita bekerja, bersekolah, atau pun berlibur di rumah saja, sepertinya masih akan panjang karena pandemi belum berakhir.

Untuk itu, kita perlu menciptakan ruangan di rumah yang dapat memelihara kesehatan mental dan emosional. Lingkungan rumah yang nyaman juga sekaligus mengurangi stres yang dapat memicu stres.

Sebaliknya, lingkungan yang berantakan dapat memperburuk perasaan kita dan memicu kecemasan atau memperbesar rasa bosan sehingga kita ingin "kabur" ke tempat lain.

Membuat pilihan yang lebih cerdas dalam menata ruangan akan mempermudah kita untuk membersihkanya dan akan meningkatkan rasa bahagia. Pada akhirnya ini memberikan harapan baru, terutama selama masa-masa pandemi yang seperti tak berujung ini.

Baca juga: Jaga Psikologi Anak Selama Pandemi, Orangtua Harus Bangun Suasana Rumah Menyenangkan

Berikut adalah beberapa ide untuk menata lingkungan kesehatan mental yang positif.

1. Ketahui informasi seputar kesehatan mental

Bekali diri dengan informasi seputar kesehatan mental, termasuk gejalanya, cara menghadapi, dan hal-hal yang perlu diwaspadai.

Setelah mengenali tandanya, jangan melakukan diagnosa pada diri sendiri. Carilah bantuan profesional seperti psikiater untuk memastikan apakah yang kita alami merupakan gangguan kesehatan atau bukan.

2. Tidur siang 10-20 menit

Meskipun orang dewasa disarankan untuk tidur antara tujuh hingga sembilan jam setiap hari ini terkadang tidak cukup, baik karena kegelisahan atau kurangnya kuantitas.

Pertimbangkan untuk tidur siang 10 hingga 20 menit jika diperlukan untuk memulihkan energi dan fokus. Setel alarm agar kamu tidak tidur siang terlalu lama dan mengganggu siklus tidur di malam hari.

Jika pikiran gelisah, pertimbangkan untuk tuliskan hal-hal yang mengganggu di buku jurnal untuk menjernihkan pikiran agar proses tidur siang lebih mudah.

Baca juga: Efek Tidur Siang Terlalu Lama bagi Kesehatan

3. Luangkan waktu 30 menit untuk mengasah hobi setiap hari

Dengan membiarkan diri kita berfokus pada sesuatu yang produktif, seperti melakukan hobi, dapat memberikan kegembiraan dan harapan saat berjuang menghadapi tantangan kesehatan mental.

4. Pastikan lingkungan yang bersih dan teratur di rumah


Ada pepatah mengatakan bahwa ruang yang berantakan adalah bentuk pikiran yang berantakan.  Untuk mengatasinya, kamu bisa membeli lemari penyimpanan yang tidak tembus pandang, sehingga kamu dapat menyimpan benda-benda kecil yang sering berserakan di rumah.

Hal ini juga akan menjaga rumah kita menjadi terlihat minimalis dan teratur.

Baca juga: Banyak Barang Tak Terpakai di Rumah? Donasikan Saja

Ilustrasi taman vertikal. SHUTTERSTOCK/DERSIGNE Ilustrasi taman vertikal.

5. Beli tanaman dalam ruangan 
Menghadirkan elemen alami ke dalam ruangan memiliki efek menenangkan pada kesehatan mental.

Kamu dapat membeli tanaman sebanyak yang diinginkan, namun aturan umum dari perspektif kualitas udara yang lebih bersih adalah membeli satu tanaman dalam ruangan untuk setiap 9 meter persegi ruang.

Baca juga: 7 Jenis Tanaman yang Bikin Ruangan Terasa Lebih Sejuk

6. Memanfaatkan ruang luar ruangan dan alami

Jika tinggal di rumah, secara rutin luangkan waktu ke ruang terbuka hijau, Hal ini juga akan memberikan tubuh banyak sinar matahari untuk asupan Vitamin D yang telah terbukti mengatur dan meningkatkan suasana hati kita.

Selain itu, perubahan pemandangan dan rutinitas dapat menjadi cara yang ampuh dan efektif untuk membantu seseorang yang mengalami masalah kesehatan mental.

Dengan melepaskan diri dari situasi yang stagnan dan itu-itu saja, perubahan lingkungan terkadang dapat memicu kita untuk mengatur ulang kembali mental, yang dapat membantu kita melihat sesuatu dengan lebih jelas dalam perspektif baru.

Baca juga: Habis Karantina Timbul Kecemasan Sosial, Bagaimana Mengatasinya?

7. Lengkapi ruangan dengan bahan dan elemen alami

Melengkapi hunian dengan menghadirkan elemen kayu, bata, terakota, batu, dan bahan alami lainnya adalah cara terbaik untuk memasukkan elemen desain alami ke dalam ruangan.

Bermainlah dengan warna, tekstur, pola, dan elemen serta prinsip desain lainnya. Buat ruangan terasa nyaman dan nikmati prosesnya.

8. Buat ruangan nyaman

Sebuah ruang tidak hanya harus indah, tetapi secara holistik harus menemukan cara untuk menyeimbangkan fungsinya.

Buatlah dirimu nyaman di ruangan itu dengan pengaturan ventilasi agar ruangan tak menjadi panas dan kurang udara, pemilihan tempat duduk dan menjaga privasi visual kita dari orang lain.

Baca juga: 7 Tren Warna Desain Interior Rumah untuk 2021

9. Rencanakan ruang dengan berbagai kegunaan

Apakah kamu memiliki ruang kerja yang menghadap dinding dengan sedikit cahaya matahari? Kamu bisa meminahkan ruang kerjamu di ruang tamu, atau tepat di pinggir jendela di mana sinar matahari bisa masuk.

Jika kamu memiliki balkon atau teras luar ruangan terbuka dengan tanaman hijau yang subur dan tempat duduk, seimbangkan itu dengan ruang ruang tamu yang lebih intim yang lebih redup dan nyaman.

Hal ini dilakukan agar kamu bisa menemukan tempat terbaik berdasarkan suasana hati dan preferensi harian. Selain itu, variasi juga mendorong orang untuk bergerak dan juga tidak terlalu banyak duduk.

10. Tentukan tempat yang tenang di rumah

Jika ruangan memungkinkan, tentukan ruang di rumah, sebaiknya minimal 7 meter persegi untuk tujuan yang tidak terkait dengan pekerjaan, seperti ruang yang tenang yang bisa digunakan untuk kontemplatif atau membaca.

Ini juga bisa menjadi zona tanoa media sosial sehingga seseorang dapat melepaskan tekanan dari Facebook, Instagram, Twitter, dan sejenisnya saat berada di dalam ruangan itu.

Baca juga: 13 Hal yang Terjadi Saat Puasa Media Sosial


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.