Kompas.com - 01/03/2021, 06:01 WIB
Ilustrasi minum kopi. PEXELS/DOMINICA ROSECLAYIlustrasi minum kopi.

KOMPAS.com - Umumnya kopi dikonsumsi untuk membantu seseorang lebih segar dan terjaga serta memberikan suntikan energi untuk beraktivitas.

Namun, beberapa orang tidak merasa kurang berenergi dan tetap ngantuk meski sudah minum kopi.

Nah, jika kamu juga mengalami hal itu, tiga penyebab berikut mungkin jadi penyebabnya, seperti dilansir The Insider:

1. Faktor genetika

Sekitar 45 menit setelah dikonsumsi, kafein akan mulai diserap oleh tubuh.

Kemudian, molekul kafein akan dengan cepat berpindah ke otak.

Setibanya di otak, molekul kafein tersebut akan mengikat reseptor yang biasanya dipasangkan dengan adenosin, neurotransmitter yang mendorong tubuh untuk tidur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tindakan ini menghalangi adenosin mencapai reseptor tersebut sehingga akan menghambat kantuk.

Menurut perawat teregistrasi dan pendidik perawat dari Nurse Together, Jenna Liphart Rhoads, PhD, genetika dapat memainkan faktor dalam sensitivitas kafein karena genetika menentukan seberapa efektif reseptor adenosin tersebut dapat mengikat molekul kafein.

Selain itu, seberapa cepat kita merasakan efek kafein dan untuk berapa lama efek tersebut bertahan juga tergantung pada genetika kita.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.