Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Khasiat Pasta Gigi dengan Ekstrak Kayu Siwak

JAKARTA, KOMPAS.com - Membersihkan gigi dengan siwak sudah dilakukan di berbagai belahan dunia sejak ribuan tahun lalu, jauh sebelum sikat dan pasta gigi hadir.

Tanaman dengan nama ilmiah Silviadora persica ini juga sudah menjadi andalan sejak zaman Rasulullah.

Namun, seiring berkembangnya zaman, penggunaan siwak sudah tidak lagi dalam bentuk batang tanaman asli namun sudah dalam bentuk pasta gigi.

Salah satu varian pasta gigi terbaru Pepsodent, misalnya, Pepsodent Siwak, menggunakan bahan ekstrak kayu siwak di dalamnya.

Meski digunakan dalam bentuk ekstrak, khasiat siwak untuk kesehatan gigi dan mulut ternyata tetap bisa dirasakan.

Pakar kesehatan gigi dan mulut, Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc menjelaskan, berbagai penelitian modern membuktikan bahwa siwak adalah bahan alami yang berfungsi memperkuat permukaan email gigi dan mencegah gigi berlubang.

Bersifat sebagai antimikroba, siwak mampu membantu menghambat dan mematikan pertumbuhan bakteri.

"Terutama untuk mencegah dua penyakit yang paling sering di rongga mulut, yaitu gigi berlubang dan penyakit gusi."

Hal itu diungkapkan Ratu Mirah pada peluncuran Pepsodent Siwak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2020).


Selain itu, siwak juga dapat menjaga kesehatan gusi dan jaringan penyangga gigi, menghentikan pendarahan dan peradangan gusi, serta menstimulasi peningkatan produksi air liur yang berfungsi menetralkan kondisi asam di dalam mulut.

Bahkan sejak 1984, Organisasi Kesehatan Dunia sudah merekomendasikan siwak sebagai bahan yang efektif untuk merawat kesehatan gigi dan mulut.

"Jadi memang sudah terbukti dan jurnal ilmiahnya banyak sekali," kata Ratu Mirah.

Lalu, apakah pasta gigi siwak sama berkhasiatnya dengan batang siwak?

Ratu Mirah menjelaskan, penggunaan ekstrak siwak dalam pasta gigi memiliki manfaat yang sama dengan batang siwak. Hal ini dilakukan untuk mempermudah seseorang dalam membersihkan gigi.

Selain itu, penggunaan batang siwak yang terlalu sering juga berisiko menimbulkan resesi gusi atau terbukanya akar gigi karena gusi terkikis.

Permukaan sikat gigi yang horizontal juga dinilai lebih mampu menjangkau area dalam rongga mulut dan membersihkan secara menyeluruh.

Sementara ketika menggunakan batang siwak, orang-orang cenderung lebih banyak membersihkan area depan gigi.

"Sekarang sudah dipermudah dengan adanya pasta gigi dengan ekstrak siwak, bisa memberi manfaat yang sama," ungkapnya.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/01/31/151325620/khasiat-pasta-gigi-dengan-ekstrak-kayu-siwak

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke