Kompas.com - 08/05/2019, 14:14 WIB
Ilustrasi waktu makan TatommIlustrasi waktu makan

Metode ini efek sampingnya bisa ekstrem, seperti kelelahan, sakit kepala, lekas marah, lapar, dan energi rendah.

Jika kita mengikuti metode ini, kita harus kembali ke diet normal dan sehat pada hari-hari non-puasa.

Pada umumnya, jenis diet puasa di atas tetap memperbolehkan kita minum air sepanjang hari, karena air dianggap memiliki 0 kalori.

Entah kita melakukan puasa intermiten, diet keto, diet rendah karbohidrat, diet protein tinggi, vegetarian, diet mediterania, semuanya tergantung pada kualitas kalori dan berapa banyak yang kita konsumsi.

Meskipun para ahli masih pelu mempelajari lebih dalam mengenai metode puasa intermiten, sangat penting untuk mengonsumsi makanan sehat dan seimbang sembari menerapkan puasa intermiten.

"Anda tidak diperbolehkan mengonsumsi junk food dan kalori tinggi saat hari non-puasa agar berat badan turun," kata Taylor.

Efek samping

Beberapa orang dengan kondisi tertentu - seperti, wanita hamil, anak-anak, orang yang berisiko hipoglikemia atau orang dengan penyakit kronis tertentu - tidak diperbolehkan melakukan puasa intermiten.

"Jika kamu berisiko mengalami gangguan makan, kamu tidak boleh mencoba segala jenis diet puasa," saran Taylor.

Menurutnya, puasa intermiten juga dapat meningkatkan nafsu makan untuk beberapa orang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.