Kompas.com - 05/07/2021, 07:07 WIB

5. Ambil napas dalam

Ketika merasakan kecemasan, kita mungkin merasakan bahwa napas kita menjadi lebih cepat dan pendek, bukan panjang dan dalam.

Delucca menjelaskan, itu adalah respons alami tubuh terhadap stres dan daat muncul bersamaan dengan sensasi fisik lain, seperti detak jantung cepat, pusing, hingga sakit perut.

Kita memang tidak bisa mengontrol sensasi tersebut, namun kita bisa mengontrol napas dan menggunakan napas untuk membantu tubuh lebih rileks.

Napas yang panjang dan dalam dapat menstimulasi sistem saraf parasimpatik untuk memproduksi perasaan tenang.

Bagaimana mempraktikannya?

Cobalah luangkan beberapa menit di pagi hari untuk duduk atau berbaring pada posisi yang nyaman, tutup mata, kemudian ambil sedikit napas yang pelan, terkontrol, dan dalam.

"Tarik napas melalui hidung dan buang napas melalui hidung atau mulut. Ketika menarik napas, bayangkan kita mengisi "balon" di dalam perut kita alih-alih sekadar bernapas di dada," katanya.

Baca juga: Menarik Napas, Menenangkan Diri



Video Pilihan

Sumber HuffPost
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.